ISLAMNYA SEORANG IMAM KATOLIK ISTANBUL - Prof. David Benjamin Kaldani (Profesor Teologia)

Sebagai kelanjutan dari majalah Qiblati dalam menjelaskan kebenaran, maka yang akan menjadi tamu kita dalam kisah bulan ini adalah Syaikh ‘Abdul Ahad Dawud yang dulunya bernama Prof. David Benjamin Kaldani, seorang Profesor Teologi, dan seorang Imam Katholik bagi sekelompok orang Kaldan, yang menguasai beberapa bahasa.

Akan tetapi setelah penelitian mendalam terhadap al-Kitab, dia mengungkap sesuatu yang tidak diragukan lagi,  yaitu kebatilan agama Kristen dan Bilbel.

 Lalu dia mengumumkan keislamannya di Instambul Turki, kemudian menyusun buku “Muhammad In The Bible” (Muhammad dalam al-Kitab) dan buku-buku lainnya.

Sesungguhnya beberapa pendorong yang menjadikan seorang Imam Katolik menyatakan keislamannya adalah banyak.

Dia berkata saat ditanya, ‘Bagaimana Anda menjadi seorang muslim?’

Dia menulis, ‘Sesungguhnya hidayahku kepada Islam tidak mungkin dinisbatkan kepada sebab apapun selain pertolongan Allah SWT. Tanpa hidayah Allah, maka setiap bacaan dan penelitian, dan berbagai upaya yang dilakukan untuk mencapai kebenaran akan sia-sia. Maka masa-masa yang aku di dalamnya beriman kepada keesaan Allah, dan dengan Nabi-Nya yang mulia  menjadi satu titik perpindahanku menuju jalan orang yang beriman.’

http://duniamuallaf.blogspot.com/2013/11/prof-david-benjamin-keldani-mantan.html#moreTermasuk di antara sebab yang juga dia sebutkan, yang menjadikannya menyatakan ketidaktaatannya kepada gereja adalah dituntutnya iman dengan syafaat antara Allah dan makhluk-Nya dengan beberapa perkara; seperti syafaat untuk bebas dari neraka, seperti butuhnya manusia kepada orang yang memberikan syafaat secara membabi buta. Dan bahwa pemberi syafaat itu adalah seorang Tuhan sempurna dan Manusia sempurna. Dan bahwa para biarawan gereja juga para pemberi syafaat mutlak. Sebagaimana Gereja memerintahnya untuk bertawassul (menjadikan perantara) kepada para pemberi syafaat itu yang tidak mungkin bisa membatasi mereka.

Dari studinya tentang doktrin salib, dia menemukan bahwa al-Qur`an mengingkarinya, sementara injil yang beredar menetapkan. Padahal asli keduanya adalah dari satu sumber. Seharusnya, yang wajar adalah tidak ada perbedaan di antara keduanya. Akan tetapi terjadi perselisihan dan pertentangan di antara keduanya. Maka harus menghukumi adanya distorsi pada salah satu dari keduanya.

Dia pun meneruskan penelitian dan pengecekannya untuk masalah ini, hingga dia sampai pada satu hakikat, seraya berkata:

Hasil dari penelitianku bahwa aku percaya dan yakin bahwa kisah pembunuhan al-Masih, penyaliban dan bangkitnya dia dari kematian adalah dongeng belaka.

Dia juga berkata, ‘Bahwa keyakinan Kristen terhadap Trinitas, dan klaim mereka bahwa sifat itu mendahului yang disifati menjadi salah satu sebab yang mengajaknya untuk keluar dari Kristen.’

Dia pun bertemu dengan sejumlah ulama kaum muslimin. Setelah dia bertatap muka berulang kali bersama dengan mereka, dia pun yakin dengan Islam dan memeluknya.

Dia tinggalkan dunia selama sebulan penuh di dalam rumahnya. Dia ulangi lagi membaca al-Kitab dengan bahasa-bahasanya yang kuno, dan dengan nash-nash aslinya berulang kali. Dia mempelajarinya dengan mendalam dan dengan perbandingan. Yang kemudian dia kumpulkan sebagian dalam kitabnya, Muhammad In The Bibble, dan akhirnya dia memeluk Islam di Kota Instambul. Dan diantara karyanya adalah Bible and the Cross (Injil dan Salib).

Terakhir, Prof. Abdul Ahad Dawud berkata, ‘Waktu yang di dalamnya saya beriman dengan Keesaan Allah, dan Nabi-Nya yang mulia, maka mulailah langkah perubahanku menuju jalan keimanan laa ilaaha illallaah (Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah). Inilah keyakinan yang akan menaungi keyakinan setiap mukmin yang sebenarnya terhadap Allah hingga hari kiamat… Saya yakin bahwa satu-satunya cara untuk memahami makna al-Kitab dan rohnya adalah mempelajarinya dari sisi keislaman.’(dm)

Demikianlah, serial keislaman para ulama Kristen akan terus berlangsung, dan tidak akan berhenti, sementara tidak ada satu orang ulama pun dari kaum muslimin yang masuk Nasrani sejak dibangkitkannya Nabi i hingga hari ini, yaitu sejak lebih dari 1400 tahun yang lalu.

Sesungguhnya saya berharap dari setiap orang yang jujur lagi pencari kebenaran dari orang-orang Nasrani untuk menghadapkan pertanyaan kepada para Imam Gereja tentang penyebab masuk Islamnya ulama Nasrani, sementara tidak pernah ditemukan seorang ulama dari kaum muslimin yang menyatakan kekristenannya sejak 1400 tahun yang lalu?

Betapa kami sangat rindu untuk mendengarkan jawaban atas pertanyaan sederhana ini…!!


Biografi Benjamin Keldani

Setelah masuk Islam, David Benjamin Keldani mengganti namanya menjadi Abdul Ahad Dawud. Dia adalah mantan pendeta katolik Roma dari sekte Uniate-Khaldean. Ia lahir pada 1867 di Urmia, Persia. Ia mengenyam pendidikan sejak kecil dikota itu. Dari 1886-1889 (3 tahun) ia menjadi staf pengajar Arbischop of Canterbury’s Mission untuk Assyrian (Nestorian) Christians di Urmia.

Pada 1892, ia diutus oleh Kardinal Vaughan ke Roma. Disana ia mempelajari filsafat dan teologi pada Propaganda Fide College, dan pada tahun 1895 dinobatkan sebagai pendeta. Pada tahun 1892 ia menulis serangkaian artikel di The Tablet tentang “Assyria, Romawi, dan Canterbury”; dan juga pada Irish Record tentang “keotentikan Pentateuch”-Pentateuch adalah lima kitab perjanjian lama yang terdiri atas Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan- . Ia mempunyai beberapa terjemahan Ave Maria dalam bahasa berbeda-beda yang diterbitkan di Illustrated Catholic Missions.


Ketika berada di Istanbul – dalam perjalanannya ke Persia pada 1895 – ia menulis serangkaian artikel panjang tentang “Gereja-Gereja Timur” dalam bahasa Inggris dan Perancis di surat kabar harian yang terbit disana dengan nama The Levant Herald. Pada tahun 1895, ia bergabung dengan French Lazarist Mission di Urmia, dan terbit untuk pertama kali dalam sejarah misi itu sebuah majalah berkala dalam bahasa Syria yang bernama Qala-la-Syara (Suara Kebenaran).

Pada 1867 ia diutus oleh dua uskup besar Uniate-Khaldean dari Urmia dan Salmas untuk mewakili Katolik Timur pada Kongres Ekaristi yang diselenggarakan di Paray-le-monial, Perancis, dibawah pimpinan Kardinal Perraud –tentu saja ini adalah undangan resmi. Makalah yang dibacakan di kongres oleh “Bapa Benjamin” disiarkan dalan Tawarikh Kongres Ekaristik tahun lalu, yang disebut “Le Pellerin”. Dalam makalah ini, Khaldean Arch-Priest (begitu gelar resminya) menyesalkan sistem pendidikan Katholik dikalangan Nestorian, dan meramalkan kemunculan yang sudah dekat dari pendeta Rusia di Urmia.

Pada tahun 1888, Bapak Benjamin kembali lagi ke Persia. Di kampung halamannya, Digala, sekitar 1 mil dari kota, ia membuka sekolah gratis.

Tahun berikutnya ia dikirim oleh otoritas Gereja untuk memimpin Keuskupan Salmas, dimana konflik yang tajam dan berbau skandal antara Uskup Besar Uniate, Khudabash, dan para Bapa Lazarist yang sudah berlangsung lama telah mengancam terjadinya perpecahan. (Sumber : http://kristolog.com/category/muhammad-in-the-bible/)

Subhanallah..
Semoga kisah ini bisa menjadi hikmah buat kita semua..


Sumber :
http://almahira.com/ib/index.php?page=shop.product_details&flypage=flypage.tpl&product_id=53&category_id=45&option=com_virtuemart&Itemid=588
http://id.wikipedia.org/wiki/David_Benjamin_Keldani
http://en.wikipedia.org/wiki/David_Benjamin_Keldani
http://www.usislam.org/converts/profabdulahad.htm
http://www.goodreads.com/book/show/1135511.Muhammad_in_the_Bible
http://www.printsasia.com/book/muhammad-in-the-bible-abdul-ahad-dawud-8188406015
http://www.islam101.com/religions/christianity/mBible.htm
http://pustaka-muslim.com/buku-menguak-misteri-muhammad-dalam-kitab-suci-injil/
http://qiblati.com/islamnya-seorang-imam-katolik-istanbul.html

BACA JUGA :
MUHAMMAD IN THE BIBLE (Bukti Nyata Nama Muhammad Ada di Dalam Kitab Injil) 
KISAH PARA PENDETA YANG MENDAPATKAN HIDAYAH
KISAH PARA PENGINJIL YANG MENDAPATKAN HIDAYAH


MUHAMMAD IN THE BIBLE

Nabi Muhammad di dalam Bible Bagian Pertama 




Nabi Muhammad di dalam Bible Bagian Kedua 





Nubuat Nabi Muhammad S.A.W.






BREAKING NEWS: Prophet Muhammad's Name Found in the Bible






0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More