GALERI FOTO MUALLAF

Galeri Foto Para Muallaf Dunia..... Para Muallaf Dengan Kesadaran Sendiri Memeluk Agama Islam... Mereka Bahkan Bisa Tampil Lebih Islami Daripada Umat Islam Yang BerIslam Sejak Kecil...

KISAH TELADAN PENUH HIKMAH

Kisah Teladan Penuh Hikmah.... Semoga Bisa Memberikan Inspirasi Buat Kita... Agar Ke Islaman Kita Hari Ini Lebih Baik Daripada Kemarin....

BERITA MUALLAF

Walaupun Orang-Orang Kafir Gencar Menghujat dan Memfitnah, Kebenaran Islam Tidak Bisa Di Tutupi. Perkembangan Islam Di Seluruh Dunia Melebihi Perkembangan Agama-Agama Non Islam. Para Muallaf Memeluk Agama Islam Karena Mereka Mengetahui Kebenaran Islam..

AJAKAN BERDAKWAH DI INTERNET

Setelah saya amati berita di http://id.yahoo.com/, ternyata hampir setiap berita yang di tayangkan Yahoo, selalu ada oknum misionaris/propagandis/orientalis non muslim yang selalu menyerang, menghujat dan menghina agama dan umat Islam.

KRISTENISASI-BUKTI TIDAK TOLERANSINYA KRISTEN

Berbagai Macam Cara Dilakukan Oleh Misionaris Kristen Untuk Memurtadkan Umat Islam, Baik Dengan Cara Yang Halus Maupun Dengan Cara-cara Yang Kasar (Memaksa). Kristenisasi Adalah Bukti Nyata BETAPA TIDAK TOLERASINYA Kristen !

Mustafa Davis (Fotografer & Sutradara AS): "Ajaran Bahwa Tuhan Punya Anak Lelaki, Sungguh Tidak Masuk Akal !"

Pertemuan Mustafa Davis dengan Usama Canon sepertinya bukan sebuah “kebetulan” semata. Karena dari pertemuan yang serba kebetulan itu, mengantar Mustafa menjadi seorang muslim. Sekarang, 15 tahun sudah Davis menjadi muslim dan peristiwa “kebetulan” tak pernah ia lupakan.

Davis secara tak sengaja bertegur sapa dengan Usama lima belas tahun yang lalu, saat sedang menuju ke tempat kuliahnya. Usama mengomentari t-shirt yang dikenakan Davis dan menyalaminya.

Umat Islam Harus Tahu ! >> Ust. Dr. Daud Rasyid : " Pertarungan Capres Kali Ini Adalah Pertarungan Iman dan Kufur !"

Baru-baru ini ketua tim hukum pemenangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK), Trimedya Panjaitan, membuat pernyataan bahwa pemerintahan Jokowi-JK tidak akan membiarkan  munculnya peraturan daerah (perda) baru yang berlandaskan syariat islam.

"Yang jelas kami tidak mendukung perda yang bersifat syariat," kata Trimedya kepada wartawan di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/6).

Pernyataan ini menuai banyak kecaman dan pemboikotan dari ummat Islam.

Nanik S Deyang (Jurnalis) : "Prabowo Bikin Mengkeret Amerika !"

Catatan Pribadi Ibu Nanik S Deyang (jurnalis) 

Gak Australia saja yang kecut, yang paling mengkeret itu ya Amerika. Saya sendiri kalau dengar Prabowo bicara politik luar negeri, sampai bertepuk tangan sambil berucap "hebat". Ia demikian jernih, cerdas, taktis dan cermat dalam mengurai persoalan politik luar negeri.

Prabowo mengatakan, ia tidak ingin negara ini didikte oleh negara mana pun..(saya tentu tidak bisa membocorkan apa yang akan dilakukan), hanya prinsipnya, Indonesia tidak akan mau dicekoki hutang lagi dengan berbagai alasan.

Prabowo juga akan jaga keamanan wilayah perbatasan dengan baik, dan memperkuat pertahanan kita dengan peralatan militer yang canggih. Bila Bung Karno pernah dikasih hadiah pesawat tempur Mig 12 biji, bukan tidak mungkin Prabowo juga akan dihadiahi Putin pesawat tempur modern.


Agustinus Sri Urip Ragil Wibowo (Mantan Pendeta & Pemimpin Missionaris) : "3 Bulan Berdebat, Akhirnya Mengakui Kebenaran Islam !"

Biodata ASLI Agustinus Sri Urip Ragil Wibowo, mantan pendeta, mantan pemimpin missionaris, alumni Sekolah Theologia, dst, tidak seperti para murtadin yang ijazah nya palsu, riwayat hidupnya palsu yang aslinya para murtadin tersebut cuma preman, orang kampung lugu (bodoh), mantan TKW, bahkan ada yang mantan (maaf) pelacur tapi disulap jadi mantan "santri", ijazah sekolah islam aspal dst dsb

Beliau adalah mantan missionaris yang berhasil mengkristenkan 200 orang di Desa Girisekar, Kecamatan Pandan, Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta, Namun usai berhadapan dengan seorang Ustadz, maka dia tidak dapat berkutik menjawab semua pernyataan ustadz hingga akhirnya beliau menyadari bahwa agamanya adalah SALAH !

SEBELUM ANDA MENJATUHKAN PILIHAN, LIHATLAH BARISAN PENDUKUNG CAPRES : "Pendukung Prabowo VS Pendukung Jokowi !"

Ada fenomena yang menurut saya sangat unik yaitu ketika K.H. M. Arifin Ilham, K.H. Abdullah Gymnasyar (Aa Gym), dan ustadz2 lainnya yang cukup terkenal bahkan banyak yang bertitel doktor atau profesor termasuk banyak habib, yang sebelumnya tidak pernah secara terbuka mendukung capres dan cawapres, tiba-tiba pada pemilu presiden tahun ini mereka menyatakan secara terbuka bahkan mengajak kepada umat Islam khususnya untuk mendukung salah satu pasangan capres dan cawapres yaitu PRABOWO - HATTA, bukan ke pasangan yang satunya, pertanyaannya kenapa ?

Isra : " Konsep Manusia Harus Bertanggungjawab Terhadap Semua Perbuatannya, Membuat Orang Berpikir Dua Kali Untuk Melakukan Kejahatan.!"

Di saat media memojokkan Islam dengan mengatakan Islam identik dengan teroris dan fanatik, wanita muda asal Inggris ini justru tertarik untuk mempelajari Islam.

“Islam memiliki citra yang murni, tapi di sisi lain identik dengan teroris yang fanatik. Umat Islam membaca Alquran, tapi mereka ‘memegang pistol’.  Perempuan dipaksa untuk menutup aurat, mereka tertindas dan menjadi budak suami," ujarnya

Seperti itulah gambaran hal umum di media massa yang banyak bercerita tentang Islam. Tapi, dari berita miring itulah yang membuat Isra, tertarik untuk mempelajari Islaam. “Aku berusaha mencari tahu (kepada orang Islam) mengapa mereka menyebut dirinya muslim, dan apa itu Islam. Aku sungguh sangat penasaran,” ujarnya.

::: BPK Bongkar Buruknya Kinerja Jokowi ! >> Demi Pencitraan, Media Massa (Bayaran Cukong) Rahasiakan Kasus Korupsi Jokowi ! Semoga Keadilan Ditegakan !

Ungkap Borok Jokowi, Kader PDIP Saja Tak Percaya Jokowi Bersih 

Slogan pasangan nomor dua, Jokowi-JK tentang jujur, bersih, sederhana dan merakyat digugat kader PDIP. Alasannya, Jokowi meninggalkan jejak hitam saat meninggalkan Solo.

Kader PDIP asal Jawa Tengah, Pupung Suharis, protes atas slogan politik Jokowi yang mengklaim jujur dan bersih.

"Tentang slogan politik Jokowi bersih dan jujur, apa benar begitu. Saya kok belum percaya karena ada beberapa pertanyaan yang masih mengganjal di hati saya," ungkap Pupung, Senin (23/6/2014).

Joe Ahmad Dobson : "Al Quran Memberikan Jawaban Atas Semua Pertanyaan Yang Tidak Bisa Diberikan Oleh Kitab-Kitab Manapun."

Islamnya Putra Mantan Menteri Kesehatan Inggris

Peristiwa serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat (AS), secara tidak langsung telah mengubah wajah Islam dan kaum Muslimin di seluruh penjuru dunia. Tak terkecuali di Inggris.

Sejumlah pengurus masjid di London mengakui adanya kecenderungan yang semakin meningkat di kalangan masyarakat Inggris untuk mempelajari Islam, sejak peristiwa itu.

Alhamdulillah... 1500 Kiai Sepuh Jawa Tengah Siap Menangkan Prabowo-Hatta : "Pemimpin Yang Mampu Membawa Perubahan Lebih Baik."

Ribuan Kiai NU di Jawa Tengah Siap Menangkan Prabowo

Ribuan ulama (kiai) di Jawa Tengah, siap memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, pada Pemilu Presiden 2014.

Hal ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Rembang, KH. Maemun Zubir.

Subhanallah... Kisah Muallaf “Alma dan Lila” Yang Menghebohkan Perancis : "Islam Menjadikan Hidupnya Lebih Baik."

Gadis-gadis dalam gambar adalah dua saudara Perancis Alma dan Lila Lévy – Omari. Cerita mereka begitu terkenal di Perancis.

Meskipun agama orangtua mereka  berbeda ( ayah Yahudi dan Ibu mereka Arab yang non Muslimah ), tapi anaknya dua gadis Perancis ini jatuh cinta dengan agama Islam.

Pada awalnya, kedua gadis berhenti makan daging babi. Beberapa saat kemudian, mereka memberitahu ayah mereka bahwa mereka bermaksud untuk berpuasa selama bulan suci Ramadan Muslim. Kemudian kedua saudari ini memberitahukan niat mereka untuk berdoa lima kali sehari (Shalat), seperti yang diperintahkan oleh Al-Qur’an. Tidak ada alasan mengapa mereka tidak harus melakukan ini  pikir sang ayah. Kemudian mereka berhenti pergi ke pantai dan tidak mengenakan pakaian renang. Pada malam kedua duduk dan belajar bab dari Al-Qur’an dengan hati .

Alhamdulillah... Ustadz Arifin Ilham dan Majlis Az Zikra Tegaskan Secara Terbuka : "Dukung Prabowo Sebagai Presiden dan Jokowi Sebagai Gubernur DKI."

Pernyataan Ust. Arifin Ilham :

SubhanAllah walhamdulillah setelah bermusyawarah dg Dewan Syariah Majlis Az Zikra, diantara Prof. DR. Ali Musthofa Yaqub, Prof. DR Didin Hafifuddin, Prof. DR. Habib Ahmad Al Kaff, Prof. DR Dimyati Baduzzaman, KH Abdur Rasyid Abdullah Syafiii, ustadz Muhammad Tholib (MMI), DR KH Anwar Sanusi, ustadz Ja'far Umar Tholib, DR Muslih Abdul Karim, DR Amir Faisal Fath, Buya DR Saifuddin Amsir, KH Tengku Zulkarnain, bang Debi Nasution, Abah Roudh Bahar, KH Khodamul Qudus, DR Sunandar Ibnu Nur, bang Ferry Nur, ustadz Bobby Heriwibowo, ustadz Fadlan Papua, ustadz Abi Maki.

::: EKSKLUSIF ! Wawancara Tabloid DETAK Dengan Prabowo Subianto Tahun 1998: "Demi Allah, Saya Tidak Serendah Itu Menculik !"

Dimuat Tabloid DETAK No. 2/I, 21-27 Juli 1998

Wawancara Prabowo Subianto Tahun 1998: "Demi Allah, Saya Tidak Serendah Itu Menculik !"

SICOM Kasus HAM pada tahun 1998 terus diungkit oleh kubu salah satu calon pasangan capres. Seiring dengan naiknya elektabilitas Prabowo Subianto, mantan Danjen Kopassus dan Pangkostrad terus mendapat serangan seputar isu HAM.

::: Inna Lillahi... Ekstrimis Buddha Di Sri Lanka Serang Masjid dan Desa-desa Muslim ! Apakah Kita Akan Diam Saja ? :::

Aluthgama, Sri Lanka – Seorang biksu bernama Budu Bala Sene dan pendukungnya menyerang Muslim tak berdosa di beberapa desa Muslim di desa Aluthgama, Selatan Sri Lanka pada hari mingu (15/06/2014).

Awal dari kejadian ini ketika Biksi Budu Bala berpidato didepan jamaatnya, dia berbicara dengan nada rasis dan provokatif memojokan kaum muslimin di Sri Lanka, setelah berpidato mereka langsung menyerang dengan melempari bom gas dan batu ke Masjid-masjid dan rumah masyarakat Muslim.

Lagi ! Bukti Nyata Anti Islamnya PDI-P :" PDI-P & LSM Liberalis Tolak Protokol Anti-Penistaan Agama !" >> Umat Islam, Stop Memilih PDI-P !

Bukti Yang Sangat Nyata Betapa PDI-P Anti Islam (Anti Aspirasi Umat Islam)..

Politikus Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di DPR, Helmy Fauzi, tak sepakat dengan usulan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendorong pemberlakuan Protokol Anti-Penistaan Agama yang berlaku secara internasional.

Yudhoyono menyampaikan usul itu dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-67 di New York, Amerika Serikat, Rabu (26/9/2012) lalu.

Menurut Helmy, usulan Yudhoyono ini kontradiktif dengan banyaknya kasus-kasus diskriminasi terhadap penganut agama minoritas seperti Syiah dan Ahmadiyah di Indonesia. Selain itu, kata Helmy, Undang-Undang Penodaan Agama (PNPS Nomor 1/1965) yang berlaku di Indonesia, menurutnya, perlu banyak perbaikan.

Alhamdulillah.. Pemuda Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemuda Muhammadiyah Bersatu Dukung Prabowo - Hatta :"Prabowo Bisa Membawa Indonesia Lebih Maju & Bermartabat !"

Kaum Muda NU Siap Menangkan Prabowo

Kalangan muda Nahdlatul Ulama (NU) menyerukan kepada warga NU dimanapun berada untuk mendukung pasangan Capres Prabowo-Hatta Rajasa dalam Pilpres 2014. Hal ini melengkapi sikap politik Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj yang sebelumnya mendukung capres yang sama.

Presidium Koalisi Muda Nusantara (KMNU) Abdul Rahman Sutra mengatakan, gerakan kaum muda Nahdliyin mendukung Prabowo akan dijadikan sebagai organisasi taktis yang akan merajut jaringan muda NU serta aktivis-aktivis kepemudaan lainya untuk bekerja secara masif di Pulau Jawa dan beberapa titik daerah diluar Pulau Jawa yang menjadi basis masyarakat Nahdliyin.

H. Muhammad Zulkarnaen (Eddy Crayn Hendrik) Pendeta Yang Kemudian Jadi Muballigh : "Tidak Percaya Dengan Dogma-dogma Kristen."

Eddy Crayn Hendrik, Pendeta yang kemudian jadi Muballigh.

Muhammad Zulkarnaen, ahli Kristologi ini adalah mantan Pendeta Kristiani dan pernah menulis buku “Mengapa Saya Masuk Islam & mengakui Muhammad sebagai Rasul Allah SWT”, sekarang menjadi Direktur The Institute Of Reserches And Studies On The History Of World Religions.

Mubaligh asal Flores NTT ini sebelum memeluk Islam aktif sebagai misionaris di kawasan Indonesia timur dengan nama asli Eddy Crayn Hendrik. Setelah ayah dan ibunya tahu bahwa Eddy masuk Islam, maka ia diusir dari rumah oleh keluarganya.

Akhirnya ia melanglang buana sambil memperdalam Islam sambil berdakwah keliling, berbekal pengalaman dari kehidupannya sendiri ditambah banyak membaca buku-buku dan kitab pergaulan yang dibangun semakin luas pengetahuan yang dimilki pun sangat mendukung dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai mubaligh.

::: Jika Yang Difitnah Itu Bukan Prabowo Putra Sumitro, Niscaya Ibukota Dilebur Jadi Abu :::

SPEKTANEWS (Jakarta) Jika yang sedang digulung fitnah dahsyat pada Mei 1998 itu bukan Prabowo Subianto, jika ia bukan seorang anak patuh dari Soemitro Djojohadikusumo niscaya ibukota sudah melebur menjadi abu.

Banyak jurnalis Barat mengungkap, sesungguhnya Prabowo merupakan seorang menantu Panglima Tinggi Jenderal Soeharto yang pada 1998 ia sedang berada di tempat yang salah dan pada waktu yang salah.

::: Julia Moukhallalati, Kagum Dengan Perlakuan Islam Terhadap Wanita : "Islam Memperlakukan Wanita Sebagai "Berlian Murni". :::

Julia Moukhallalati (22), wanita remaja yang tinggal di Sydney, Australia, pada mulanya  tertarik oleh cara umat Islam memperlakukan kaum wanita.

Ia kemudian menyampaikan niatnya pada orang tuanya yang berada di   kalangan keluarga Kristen Ortodoks untuk pindah agama, masuk Islam. Tentu saja, orang tua Moukhallalati serta-merta melarangnya.

"Orang tua saya berusaha mempertahankan saya agar tetap pada agama Kristen Ortodoks, tetapi mereka tidak pernah memberikan  jawaban yang memuaskan atas pertanyaan-pertanyaan saya," tuturnya beberapa waktu lalu.

Akhirnya, Moukhallati memutuskan masuk Islam empat tahun lalu saat berusia  18 tahun karena ia justru semakin tertarik dengan cara Islam yang menempatkan posisi perempuan sesuai harkatnya.

Renungan.... "Prabowo di Mata Seorang Ibu Rumah Tangga."

Siapakah sosok yang pantas menjadi Presiden di Indonesia periode 2014-2019 ? 2 Bulan lalu, saya mengatakan Jokowi, saya terpana dengan popularitas dia di media massa yang hampir setiap harinya blusukan ke desa-desa.

Waktu itu tidak terbesit di benak saya, orang lain selain Jokowi. Tapi kemudian, ketika sosok Prabowo Subianto mulai ditetapkan sebagai capres juga, saya kemudian mencoba mempelajari dia juga.

Anton Medan (Tan Hok Liang) :"Tujuh Tahun Mempelajari Islam.. Islam Membuat Hatinya Tentram."

NAMA saya Tan Hok Liang, tapi biasa dipanggil Kok Lien. Saya dilahirkan di Tebing Tinggi, Sumatra Utara, 1 Oktober 1957, sebagai anak ke-2 dari 17 bersaudara. Pada umur 8 tahun saya masuk SD Tebing Tinggi.

Ketika saya sedang senang senangnya menikmati dunia pendidikan, tiba-tiba dunia sakolah terpaksa saya tinggalkan karena ibu menyuruh saya berhenti sekolah. Jadi, saya hanya tujuh bulan menikmati bangku SD. Mulai saat itulah saya menjadi tulang punggung keluarga.

Saya sadar, mungkin inilah garis hidup saya. Saya terpaksa harus meninggalkan bangku sekolah untuk bekerja membantu mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari

Pada usia 12 tahun, saya mulai merantau dan menjadi anak jalanan di Terminal Tebing Tinggi. Sehari-hari saya menjadi calo, mencari penumpang bus. Suatu ketika, saya berhasil mencarikan banyak penumpang dari salah satu bus. Tapi entah mengapa, tidak seperti biasanya, saya tidak diberi upah.

Alhamdulillah... 50 Kiai Besar NU di Jawa Timur Dukung Prabowo-Hatta : "Prabowo, Jendral Hijau Yang Dekat Dengan Umat Islam !"

JEMBER - 50 Kiai NU di Jawa Timur mendukung Prabowo-Hatta, sebagaimana dilansir detik.com.
Dukungan dari ulama untuk pasangan Prabowo-Hatta terus mengalir di Jawa Timur. Selain dukungan dari kiai kampung, sekitar 50 kiai besar di Jawa Timur siap mendukung dan memenangkan pasangan capres nomor urut 1 ini.

"Jumlah kiai dan ulama yang mendukung kami (Prabowo-Hatta) masih bisa bertambah terus," ujar legislator DPRD Jatim dari Partai Gerindra Muhammad Fawait, Senin (2/6/2014).

Alhamdulillah... 25 Ormas Islam di Jabar Mendukung Prabowo-Hatta : "Prabowo Insyaallah Bisa Menjaga Islam Dari Pihak-Pihak Yang Merusak Ajaran Islam !"

25 Ormas Islam Jabar Dukung Capres yang Dinilai Lindungi Islam dari Ancaman Aliran Sesat Syiah dan Lainnya.

BANDUNG – Dua puluh lima Ormas Islam Jawa Barat (Jabar) yang tergabung dalam Forum Silaturahim Ormas Islam (FSOI) wilayah Jabar, pada Kamis (05/06/2014) menyatakan dukungannya kepada calon presiden nomor urut 1, Prabowo-Hatta, yang diusung oleh tiga parpol Islam (PPP, PKS, PBB) dan 1 parpol berbasis massa Islam (PAN). Pernyataan dukungan ini dilakukan di Bandung.

Jokowi Sederhana, Merakyat.. Ternyata Hanya Pencitraan : "Terbongkarnya Pencitraan (Palsu) Jokowi ." >> Siapa Dalang Di Balik Pencitraan Jokowi Di Media Massa ?

Pengamat: Kesederhanaan Jokowi Hanya Pencitraan

Jakarta - Sistem marketing atau kampanye calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) kerap membuahkan hasil dalam setiap pesta demokrasi. Jokowi selalu dianggap merakyat.

Jika di Pilkada Solo Jokowi berpura-pura menjadi seorang tukang tambal ban dan penarik becak, berbeda halnya ketika Jokowi menghadapi Pilpres 2014. Jokowi lebih memilih mengendarai bajaj menuju Komisi Pemilihan Umum (KPU) ketika mengikuti undian pasangan capres-cawapres.

KISAH 5 PENDETA INDONESIA (Agustinus R, Yahya Waloni, Mijan, Bangun S, Samsul Arifin) Yang Mendapat Hidayah Setelah Membandingkan Islam VS Kristen !

MUALLAF, Mereka ber-Islam Tanpa Paksaan / Iming-iming Indomie, Harta, Tahta, Cinta.

Keraguan terhadap agama yang lama (Kristen) membuat para pendeta ini mencari agama lain, yaitu Islam. Mereka kemudian membandingkan antara Al Qur'an dengan Injil.

Kesemuanya masuk Islam karena melihat bukti-bukti kebenaran Islam dan kesalahan agama atau kepercayaan yang sebelumnya ia anut. 

Ada yang masuk Islam karena satu ayat al-Qur’an, ada yang masuk Islam karena hijab muslimah, dan masih banyak sebab-sebab lain, yang semuanya menakjubkan. Ya, menakjubkan! Allah menyelamatkan mereka dadi kegelapan jahiliyah menuju cahaya Islam yang terang benderang.

Alhamdulillah... KH A Cholil Ridwan (Ketua MUI Pusat) Dukung Prabowo - Hatta : "Prabowo Dekat dengan Kalangan Islam."

Ketua MUI Pusat Bidang Seni dan Budaya, KH A Cholil Ridwan. 

Prabowo bukanlah berlatar keluarga Islam yang puritan. Ia besar di lingkungan gaya hidup yang cenderung sekuler, dan banyak menghabiskan masa remaja di luar negeri.

Walau demikian, ia tetaplah seorang Muslim, dan titel haji yang melekat pada dirinya karena ia memang melaksanakan haji beberapa kali umroh dengan penuh khusuk.

PRABOWO VS JOKOWI : "Pidato 3 Menit Capres di KPU Ungkap Segi Intelektualitas Prabowo - Jokowi !"

Hari ini, Minggu (1/6/2014) pukul 14.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menggelar pengundian nomor urut pasangan calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilu Presiden (Pilpres) 2014. Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapat nomor urut satu, sedangkan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat nomor urut dua.

Usai pengundian nomor urut, KPU memberi waktu 3 menit untuk masing-masing pasangan capres-cawapres untuk memberikan sambutan/pidato singkat.



Bagaimana kesan dan penilaian anda setelah menyaksikan Pidato kedua capres?

Saatnya melihat dengan jelas..
Mana sikap seorang pemimpin yang berjiwa besar, bermoral, tau etika dan tata krama serta menghormati orang lain juga rival atau pesaingnya baik dg sikap dan ucapannya. Tau menempatkan diri, dan paham dg aturan.

Saatnya bangsa ini membuka mata, buka telinga..agar mampu membedakan, mana seorang negarawan sejati dan mana yg hanya polesan belaka.

Tiga menit adalah waktu yg singkat, dimana spontanitas memperlihatkan kualitas serta kecerdasan dan juga kecakapan dr masing2 individu..

Isi dan juga arah pidatonya mencerminkan mana yg tau menempatkan diri, ditempat yg seharusnya untuk apa, harus bagamana...

Semua nampak jelas perbedaannya.

Semoga yang terpilih nanti, adalah manusia terbaik, yg mampu membawa bangsa dan negara ini untuk bisa lebih baik lagi..

Video 6 Menit Tentang Kualitas dan Karakter Dua Capres

Mana yang negarawan mana yang lebih mirip juru kampanye (padahal kampanye juga belum dimulai). Seorang Presiden kalau berbicara tentu harus menunjukkan kenegarawanan. Apalagi saat merepresentasikan ke bangsa-bangsa lain.

Mana yang berbicara santun mana yang selfie. Mana yang menggunakan sebagian besar waktu untuk mengapresiasi pihak lain (termasuk lawan tandingnya), mana yang ngomongin dirinya/hal yg berhubungan dengan dirinya. Di akhir, salah satu capres bahkan sempat menunjukkan bahasa tubuh sekiranya pasangannya mau menambahkan sesuatu. Saya bukan ahli ilmu komunikasi, tetapi kalau ada orang disapa dan tidak membalas sedikit pun sebagai apresiasi (meskipun basa-basi), saya tidak tahu tingkat ke-selfi-an orang seperti ini. Di video ini jelas-jelas Prabowo menyapa Jokowi dan Jokowi sbg pembicara kedua sewajarnya membalas.

Sekiranya itu pidato 30 menit, bisakah Anda bayangkan apa sisa 27 menit-nya? Bagaimana juga kalau harus berbicara satu jam ?

Karakter dan kualitas seseorang, mudah diukur ketika yang bersangkutan berada dalam suasana spontanitas. Bukan saat duduk lesehan dengan gaya ala rakyat biasa, tetapi di depannya kamera dan lighting sempurna telah disiapkan. Apalagi pidato ini tidak membahas hal substansial. Di sinilah terlihat nyata. Anak SD bahkan anak kuliahan boleh demam panggung. Kalau capres bahkan presiden demam panggung, mungkin memang belum saatnya ikut manggung. Boleh unjuk gigi di panggung berbeda. Karena presiden,seperti JK bilang, bukan untuk coba-coba.

To the point tanpa basa-basi itu bagus, langsung ke maksud. Gerak cepat itu perlu. Cocok jadi koordinator lapangan atau manajer. Tangkas.

Gerak tubuh Prabowo itu spontan. Termasuk ketika datang menghampiri ‘lawan tanding’ dulu. Kalau urutannya sebaliknya, Prabowo datang duluan baru Jokowi, apakah akan ada pemandangan sama ? Boleh jadi tidak.

Tentu bangsa Indonesia yang dihuni 245 juta ini tidak semuanya punya karakter negarawan, makanya tidak semua bisa menjadi pemimpin. Ada perbedaan antara politisi (politicians) dan negarawan (statesmen/stateswomen).

Kalau level kita memang rakyat, marilah menjadi rakyat yang baik, dan ayo kita amanatkan kepemimpinan kepada para negarawan. Bung Karno adalah contoh pemimpin yang merakyat, tetapi bisa mempertahakan ke-elit-an/ke-khas-an bahwa beliau itu pemimpin. Tidak pernah terlihat Bung Karno berpidato atau becanda sebagai ‘rakyat biasa’, sebagai ‘kita’. Gaya bicara dan becanda beliau, adalah level seorang negarawan. Gus Dur terkenal dgn humor cerdas dgn gestur tetap cool. Tidak cengengesan. Ketika beliau melempar humor, semua tertawa sedangkan beliau sendiri ekspresi wajah tetap cool.

Sekiranya tidak ada ‘kekisruhan’, duet Prabowo-Jokowi mungkin akan menjadi duet termaut yang saling melengkapi. Itulah ProJo yang asli. Sayang, saya dan Anda sebagai rakyat ikut berisik, sehingga duet itu malah tidak menjadi kenyataan. Semoga bertanding secara ksatria sebagai negarawan. (Sidrotun Naim)

Sumber :

Pidato 3 Menit Capres di KPU Ungkap Segalanya | Beda Prabowo-Jokowi
Oleh Rini Elrealvira* 

No urut 1 : PRABOWO

Di awali dengan mengucapkan Assalamu’allaikum Wr Wb, lalu Prabowo mengucapkan terima kasih nya atas kerja keras KPU, TNI, Polri. Menyampaikan rasa hormatnya dan kebanggaannya kepada mitra koalisi Merah Putih nya, Megawati, Jokowi dan JK, Jimly Asshidiqi, rekan-rekan media yang dia sebut “rajin”, dan tak terlupakan adalah calon wakil nya Hatta Rajasa. Berbicara tanpa mimik ragu di wajahnya, tegas, tidak berbasa-basi, tidak membahas keberhasilannya telah memilih surat yang di dalamnya tertera nomer urut wahid alias SATU.

Usai pidato mengarahkan mikrofon kepada Hatta Rajasa untuk menawarkan apakah sang cawapres mau pidato atau tidak.

Terakhir menyiratkan bahwa pada akhirnya beliau akan menghormati apapun pilihan rakyat Indonesia. Tidak memakai kesempatan dalam kesempitan durasi 3 menit untuk berkampanye.

No urut 2 : JOKO WIDODO

Mengawali pidato dengan sangat islami, yang cukup sempurna. Namun hanya menyebut penghormatan dengan kata “senior” tanpa menyebutkan siapa saja senior tersebut. Lalu hanya disambung dengan kata “ibu bapak sekalian”.

Kemudian Jokowi membicarakan tentang arti nomer 2 menurut dia. Bahwa 2 adalah keseimbangan, ada capres ada cawapres, ada telinga kanan telingan kiri, ada tangan kanan tangan kiri, intinya ada harmonisasi katanya.

Lalu diakhiri dengan kesempatan berkampanye, “pilih no mer 2” katanya, di depan para petinggi KPU, di kantor KPU. Setelah mukadimah pidato, ada sedikit jeda waktu bicara yang mungkin dipakai oleh Jokowi berpikir.

Ditandai dengan mulut Jokowi yang sedikit terbuka, mata yang menunjukkan pemiliknya sedang memikirkan sesuatu.

Ada yang bilang, cara dan isi bicara seseorang, menunjukkan siapa dia. Bagaimana karakternya pribadinya, bagaimana pola berpikirnya, dan apa ide ide nya. Durasi 3 menit, waktu yang cukup singkat tapi cukup signifikan untuk menjelaskan segalanya.

Menyebut terima kasih kepada kerja keras KPU, TNI, POLRI, menghormati rival poltik, dan membanggakan mitra koalisi dan calon wakil sendiri, adalah petunjuk penting Prabowo sangat memiliki penghargaan yang tinggi kepada orang lain. Penyebutan nama satu persatu, menunjukkan Prabowo bersungguh sungguh atas ucapannya alias tidak basa basi, sekalipun kepada rival politiknya, Mega, Jokowi, dan JK.

Hal ini tidak dilakukan oleh Jokowi. Padahal sebagai pembicara kedua setelah Prabowo, Jokowi mestinya punya petunjuk tentang apa yang akan di pidato kan nya, supaya lebih berbobot dari Prabowo. Prabowo sebut membanggakan calon wakilnya, sementara Jokowi sama sekali tidak menyebutkan apapun tentang JK dalam pidatonya. Juga selama ketua dan komisioner KPU berbicara, terlihat beberapa kali Jokowi berbicara kepada JK, sementara Prabowo dan Hatta menyimak secara seksama. Jokowi masih bisa bilang pilih nomer 2, sementara Prabowo tahu dengan tepat, di waktu dan di tempat yang mana dia boleh berkampanye atau tidak.

Adapun momen lainnya yang penting diperhatikan adalah sesaat setelah no urut jelas, Prabowo bersalaman erat dengan Hatta, tanda kedekatan dan bersyukur, sementara Jokowi dan JK tidak melakukan interaksi apa-apa.

Sesaat setelah Prabowo-Hatta memasuki ruangan KPU, mereka langsung menghampiri kubu Jokowi-JK untuk bersalaman. Andai yang tiba belakangan adalah kubu Jokowi-Jk, penulis tidak yakin mereka menghampiri kubu rival politik untuk bersalaman, mengingat ke-kaku-an sikap Jokowi-JK, juga mengingat sikap ibu suri PDIP yang selalu tidak bersahabt dengan rival politik, contohnya SBY.

Pidato 3 menit, mampu ungkapkan segalanya. Seperti pandangan pertama, pidato singkat mampu menjelaskan siapa orang itu sebenarnya. Pidato 3 menit tidak mampu mengakomodir niat pencitraan. Sebab pidato 3 menit hanya akan mengungkapkan siapa yang sedang berbicara sesungguhnya. Dalam sempitnya waktu, dalam keadaan serba terbatas, dalam itulah kita bisa mendapatkan potret yang jelas, tentang profil seseorang.

Dear rakyat Indonesia, Semoga kita semua tidak salah memilih siapa yang akan mampu membawa bangsa kita ke arah perubahan dan perbaikan.

Sumber:


Jokowi Menggurui, Prabowo Menghargai

Pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla mendapatkan nomor urut 2 dalam Pemilu Presiden 2014. Bagi Jokowi, angka dua merupakan simbol keseimbangan dan harmoni.

"Nomor dua simbol keseimbangan. Ada capres, ada cawapres. Ada mata kanan, ada mata kiri. Ada tangan kanan kiri. Semua harmoni dalam sebuah keseimbangan," kata Jokowi dengan nada menggurui sambil menunjuk bagian dari anggota tubuh yang disebutnya, saat memberi kata pengantar usai pengambilan dan penetapan nomor urut peserta Pilpres di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta (Minggu, 1/6).

Dikatakan Jokowi, harmoni dalam sebuah keseimbangan sangat dibutuhkan dalam kehidupan.
"Untuk menuju Indonesia yang penuh harmoni, pilihlah nomor dua," ujar Jokowi, di depan pendukung dua pasangan capres-cawapres, KPU, dan Bawaslu.

Sementara itu, capres Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Rajasa mengatakan akan berupaya keras menyampaikan gagasan dan platform yang diusungnya kepada calon pemilih. Dia menegaskan menghargai pilihan rakyat.

"Saya menyerahkan keputusan akhir di tangan rakyat," jelasnya tanpa menyinggung nomor urut yang diterimanya.[dem]

Sumber :


Momen Sangat Menyentuh, Sikap Hormat Prabowo pada Kubu Jokowi di KPU

Foto ini jujur menunjukkan siapa yang ksatria dan memiliki kebijaksanaan. Walaupun fitnah selalu menerpa. (Twit @GreySword )

Jakarta - Pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta kompak mengenakan kemeja putih dan peci hitam. Keduanya datang di KPU, pukul 14.00 WIB, Minggu (1/6/2014), untuk mengambil nomor urut.

Prabowo-Hatta didampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Sekjen PPP Romahurmuziy, dan petinggi partai koalisi lainnya.

Saat memasuki ruang lantai 2 Kantor KPU, ketika sidang pleno pengambilan nomor urut digelar, Prabowo-Hatta menyambangi kubu Jokowi-JK, dan langsung mengambil sikap hormat.

Namun saat hormat dan bersalaman, Mega tak membalasnya. Mega hanya bersalaman sambil duduk. Prabowo-Hatta melanjutkan bersalaman dengan Jokowi, JK, Surya Paloh, Cak Imin, Sutiyoso, Khofifah. Prabowo juga memberi hormat kepada bekas atasannya yang mendukung Jokowi, Luhut Pandjaitan.

Dalam kesempatan itu, sambil tersenyum Jokowi terlihat terpana dan kagum melihat kedatangan Prabowo. Tak hanya Jokowi, Ketum NasDem juga terlihat melakukan hal yang sama.

Kemudian Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta langsung menuju tempat yang sudah disediakan KPU dan duduk secara berdampingan.

Seperti diketahui, hari ini KPU menjadwalkan pengambilan nomor urut calon presiden dan wakil presiden. Acara ini dimulai tepat pada pukul 14.00 WIB. [yeh/inilah]

Sumber :


Beda Gaya di KPU : Prabowo Simpatik dan Hormat, Jokowi Kampanye

Pengambilan nomor urut pasangan capres/cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minggu (1/6/2014) menjadi momentum perdana secara formal kedua pasangan bertemu. Ini sekaligus momentum bagi publik untuk melihat gaya dan gesture kedua pasang capres tersebut.

Kedua pasang capres/cawapres telah resmi mengambil nomor urut untuk Pemilu Presiden pada 9 Juli 2014 mendatang. Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapat nomor urut satu, sedangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat nomor urut dua.

Pasangan nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tampil dengan seragam baju putih, khas pasangan ini. Yang terbaru dari seragam yang dikenakan pasangan ini, gambar garuda Pancasila di sebelah dada kanan serta gambar pin foto kedua pasang terletak di sebelah kiri. Warna merah putih dominan di dua simbol tersebut menjadi ciri khas koalisi yang menamakan diriya sebagai koalisi merah putih itu.

Pasangan nomor urut dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla dari segi seragam tidak mengalami perubahan atau penambahan. Joko Widodo memakai baju kotak-kotak persis saat ia maju menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2012 lalu, sedangkan Jusuf Kalla tetap memakai baju putih dengan kantong dua yang terletak di bagian atas.

Saat pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa berkesempatan menyampaikan sambutan dengan alokasi waktu selama tiga menit oleh KPU, Prabowo menyapa sejumlah pihak. Kesempatan pertama yang disapa punawirawan jenderal ini kepada jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Yang menarik, Prabowo Subianto juga menyapa pasangan capres/cawapres Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Tidak sekadar itu, Prabowo juga menyapa dengan hormat Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. “Saya hormati dan banggakan capres nomor urut dua Bapak Joko Widodo dan Cawapres Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Ibu Megawati Soekarnoputri dan senior-senior sekalian,” kata Prabowo.

Tak lupa Prabowo juga menyampaikan salam hormat kepada jajaran Bawaslu, pemerintah RI serta jajaran TNI/Polri. Usai memberikan sambutan singkatnya, Prabowo mempersilakan Hatta Rajasa untuk menyampaikan pernyataan, namun Hatta tampak mengatakan “cukup-cukup” sembari tersenyum.

Sebelum memasuki ruangan sidang pleno terbuka, Prabowo dan Hatta Raja juga menyampaikan aksi simpatik degan memberikan salam hormat sekaligus bersalaman dengan Megawati Soekarnoputri dan jajaran pimpinan partai pendukung pasangan Jokowi-JK seperti Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Sementara pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, saat memberi kata sambutan, langsung tancap gas. Berbeda dengan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa yang menyampaikan salam hormat kepada pihak-pihak, Gubernur non aktif DKI Jakarta itu memanfaatkan waktu tiga menit itu justru untuk mengkampanyekan nomor urut dua. ia menyebut nomor dua merupakan nomor keseimbangan. “Nomor dua atau dua adalah symbol keseimbangan. Simbol keseimbangan,” tandas Jokowi.

Ia pun mencontohkan keseimbangan yang dimaksud. Menurut dia, capres-cawapres, mata kanan dan mata kiri, telinga kanan dan telinga kiri. Menurut Jokowi keseimbangan ini akan membuahkan harmoni. “Untuk menuju Indonesia yang lebih harmoni,” tandas Jokowi.

Menariknya, saat awal sambutan, mengulangi kebiasaan barunya saat awal pidato dengan membaca mukaddimah, tradisi yang khas bagi kalangan Muslim saat menyampaikan pidato di depan publik. Jokowi tampak tak begitu fasih menyampaikan mukadddimah yang berisi pujian pada Allah dan sholawat pada Rasul Muhammad SAW itu.  [mdr - inilah.com]

Sumber :

DENGAN MELIHAT VIDEO TERSEBUT DIATAS, ANDA TENTU SUDAH BISA MENILAI..
KUALITAS MASING-MASING CAPRES !


::: Sikap Anti Islam PDI-P Semakin Jelas ! Trimedya Pandjaitan (Timses Jokowi) : "Jika Jokowi Menang, PDI-P Akan Hapus Perda Islami Di Seluruh Indonesia !"

Akan Hapus Semua Perda Syariah, Jokowi-JK Perlihatkan Anti Islam.

Jakarta - Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla jika kelak terpilih bakal melarang pemerintahan daerah menerbitkan peraturan daerah (Perda) yang beraroma syariat Islam.

Ketua Tim Hukum dan Advokasi Joko Widodo-Jusuf Kalla Trimedya Pandjaitan mengatakan jika kelak tokoh jagoannya menang dalam Pilpres tidak akan mendukung pemberlakukan perda yang beraroma syariat Islam.

Bagi dia, Perda Syariat Islam bertentangan dengan Pancasila. "Ideologi PDIP Pancasila 1 Juni 1945. Pancasila sebagai sumber hukum sudah final," kata Trimedya di Kantor DPP PDI Perjuangan Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Prof. Hassan Ko Nakata, 15Tahun Mempelajari Berbagai Agama : "Islamlah Sistem Hidup Yang Paling Komprehensif, Paling Rasional dan Konsisten."

Pengantar Redaksi:
Prof. Hassan Ko Nakata (44) adalah satu dari sedikit kaum intelektual di negeri matahari terbit yang tertarik pada Islam. Ia mengaku masuk Islam pada tahun 1983, tapi itu pun dia lakukan setelah 15 tahun mempelajari Islam.

Cukup lama untuk sebuah keputusan yang buat kebanyakan orang di sini adalah hal biasa, tetapi tidak untuk orang Jepang. Agama buat orang Jepang sudah out of mind (berada di luar semesta pemikiran). Karena itu, berdakwah kepada orang Jepang, katanya Prof Hassan yang juga adalah Presiden Asosiasi Muslim Jepang, bagaikan mendakwahi batu. Nyaris tak bergeming.

Apa katanya lebih jauh tentang Islam di Jepang, tentang Hizbut Tahrir, dan tentang masyarakat Jepang saat ini ?


Berikut adalah wawancara singkat Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia, Muhammad Ismail Yusanto, dengan Hassan Ko Nakata, satu-satunya professor Muslim yang ahli Islam di Jepang di sela-sela acara workshop internasional yang diselenggarakan oleh CISMOR (Center for Interdisciplinary Study of Monotheistic Religions), Doshisha University di Kyoto, Jepang 4-7 November 2005 lalu, dan dilanjutkan via email.

Kapan tepatnya Anda masuk Islam ?
Saya masuk Islam tahun 1983 ketika saya masih menjadi mahasiswa di tahun ketiga di Fakultas Studi Islam di Tokyo University.

Mengapa Anda masuk Islam; apa yang menarik dari Islam ?
Saya sudah sangat familiar dengan agama Kristen sejak kecil dan ketika awal kuliah di Tokyo University saya mengikuti kelompok kajian Bibel. Kemudian setelah membandingkan antara agama Kristen, Yahudi, Budha dan Shinto, saya menemukan bahwa Islamlah sistem hidup yang paling komprehensif, paling rasional dan konsisten, dan akhirnya atas rahmat Allah Swt saya memutuskan untuk masuk  Islam.

Ada alasan khusus yang lain ?
Saya sangat memerlukan Islam sebagai petunjuk hidup pribadi saya dalam menjalani hidup di tengah masyarakat Jepang yang begini rupa.

Bagaimana sebenarnya keadaan Islam di Jepang sekarang ?
Menurut sejarah, tidak ada kontak langsung Jepang dengan Islam hingga masa Restorasi Meiji (1867). Ini yang menjadi faktor utama mengapa tidak banyak komunitas Muslim di Jepang hingga sekarang.  Muslim Jepang pendahulu seperti  Ahmad Ariga Bunpachiro (w.1946), Hilal Yamada Torajiro (w. 1957), dan Nurullah Tanaka Ippei (w. 1934), tidak meninggalkan anak keturunan Muslim, dan sejak itu kita tidak memiliki keluarga Muslim kecuali tiga generasi tadi, hingga Hajj Abdulkarim Saito Sekihei (w.1998).

Di Jepang tidak ada organisasi tunggal untuk Muslim Jepang. Juga tidak ada angka pasti berapa sebenarnya jumlah Muslim di Jepang. Tapi angka perkiraannya sekitar 70.000. Jumlah terbesar adalah Muslim dari Indonesia, sekitar 20.000 orang. Muslim asli Jepang sendiri diperkirakan hanya 7.000 orang  dimana kebanyakan dari mereka masuk Islam melalui pernikahan dengan pasangan Muslim dari luar Jepang. Dari jumlah itu, hanya sekitar 500 orang yang terorganisasi di bawah Japan Muslim Association, sebuah organisasi Islam terbesar dan tertua di Jepang.

Jadi, Muslim Jepang benar-benar minoritas mutlak. Keberadaannya di tengah-tengah masyarakat Jepang nyaris tak terperhatikan dan diabaikan. Situasinya sama ketika kita berbicara tentang studi Islam di Jepang. Ahli Islam masih sangat sedikit.

Anda pernah mengatakan, tidak mudah untuk mengajak orang Jepang untuk masuk Islam. Agama hampir-hampir sudah di luar alam berfikir mereka sehingga mendakwahi mereka bagaikan mendakwahi batu. Benarkah ? Mengapa, dan apa usaha Anda untuk mengatasi hambatan ini ?
Betul. Kebanyakan orang Jepang  tidak atau hanya sedikit sekali mempunyai perhatian terhadap agama apa pun. Menurut mereka agama hanya untuk orang yang mengalami gangguan jiwa. Tapi menurut saya kegagalan dakwah di Jepang bukan karena sifat orang Jepang yang seperti itu tapi lebih karena fakta hingga sekarang tidak ada atau sedikit sekali Dai yang berkualitas.

Satu-satunya jalan terbaik untuk menyebarkan Islam di Jepang adalah melalui pengaruh personal dari pelaku dakwah yang memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam tentang Islam dengan kepribadian yang baik serta memahami budaya Jepang.

Kita di sini terus melakukan berbagai upaya, di antaranya menerjemahkan sejumlah kitab klasik seperti Tafsir  al-Jalalain, al-Siyasah al-Syar‘iyyah of Ibn Taimiyyah, dan Zad al-Mustaqni‘ al-Hujawi al-Hanbali, juga menerbitkan majalah bulanan yang disebarkan secara cuma-cuma kepada seluruh Muslim Jepang di seluruh dunia sebagai media informasi dan komunikasi.

Prof. Hassan sangat fasih berbahasa Arab. Tak heran, karena ia pernah tinggal lama di Timur Tengah untuk melanjutkan studinya hingga mendapatkan gelar doktor di Universitas Kairo, Mesir.

Apa topik disertasi Anda ?
Disertasi saya tentang Pemikiran Politik Ibn Taymiyah (al-Fikratu al-Siyasatu ‘inda Ibni Taymiya). Dalam disertasi itu saya menjelaskan keunikan pemikiran politik Ibnu Taymiyah dalam sejarah pemikiran politik dan pengaruhnya terhadap gerakan politik kontemporer, termasuk terhadap Hizbut Tahrir. Insya Allah, disertasi ini akan dipublikasikan melalui website tidak dalam waktu lama lagi. Insya Allah.

Jadi, Anda mengkaji pemikiran politik Hizbut Tahrir juga ya ? Kapan Anda bertemu pertama kali dengan Hizbut Tahrir ?
Saya pertama kali kontak dengan pemikiran Hizbut Tahrir ketika saya mengunjungi Arab Saudi melalui seorang anggota Hizbut Tahrir yang seorang dokter. Kini ia tinggal di Kanada.

Apa kesan Anda terhadap pemikiran Hizbut Tahrir ?
Hizbut Tahrir adalah satu-satunya gerakan politik Islam yang memiliki teori politik yang konsisten dan terintegrasi yang disusun berdasarkan pemahaman yang mendalam terhadap syariah dan realitas Dunia Islam kontemporer.

Anda percaya bahwa tujuan Hizbut Tahrir untuk menegakkan Khilafah akan berhasil ?
Saya tidak yakin bahwa kita, umat Islam, dapat menegakkan kembali Khilafah hanya dengan usaha kita semata. Tapi saya percaya bahwa satu-satunya jalan untuk menegakkan kembali Khilafah, di luar adanya keajaiban dari Allah, adalah melalui usaha dengan metodologi yang berdasar pada pemikiran politik Hizbut Tahrir. Tapi menurut saya pemikiran itu memerlukan pengembangan dan penyesuaian sesuai dengan perubahan-perubahan kontemporer yang terjadi di dunia.

Sekarang kita berbicara tentang masyarakat Jepang. Sebagaimana kita tahu, masyarakat Jepang sekarang hidup dengan tingkat kesejahteraan yang sangat tinggi. GNP Jepang sekitar 30.000 US Dollar perkapita. Dengan kesejahteraan setinggi itu masihkah masyarakat Jepang menghadapi problem?

Problem terbesar adalah kenyataan bahwa secara mental orang Jepang takluk pada Barat dan menjadi budak mereka. Sayangnya, fakta ini tidak disadari.

Anda pernah menyebut, bahwa salah satu problem besar juga adalah tingginya tingkat bunuh diri. Berapa angka sebenarnya pertahun ?
Sekitar 30.000 orang per tahun.

Mengapa mereka melakukan itu ?
Karena mereka menderita banyak himpitan dan tekanan dari pola kehidupan masyarakat Jepang.

Mengapa mereka stress ?
Karena tingginya tuntutan standar hidup.

Kalau begitu, bisakah kita simpulkan bahwa masyarakat Jepang hidup sangat makmur tapi tidak bahagia ?
Ya, benar. Orang Jepang hidup tidak bahagia.

Dari kesan pribadi selama dua kali kunjungan singkat ke Tokyo dan Kyoto, saya melihat bahwa Jepang adalah negara yang secara fisik tertata sangat baik hingga ke detil dengan teknologi tinggi. Spirit apa sebenarnya yang mendorong mereka  bisa melakukan itu ?
Ini pertanyaan sulit. Mungkin alasan utamanya adalah karena Jepang adalah negeri dengan 4 musim yang menuntut petani Jepang untuk disiplin dan para pekerja untuk bertindak cermat. Secara kultural, orang Jepang merasa harus lebih unggul supaya tidak dijajah oleh Barat.

Semestinya negeri-negeri muslim bisa juga mencapai kemajuan fisikal seperti yang diraih Jepang, tapi faktanya tidak. Menurut Anda  mengapa ? Apa yang harus mereka perbuat ?
Ada banyak sebab, sangat kompleks. Tapi menurut saya, faktor utamanya adalah rendahnya pemahaman umat Islam terhadap politik Islam.(dm)


D Hassan Ko Nakata of Japan converts to Islam



Subhanallah..
Hanya orang yang mau menggunakan akal pikirannya yang akan mendapatkan hidayah..

Sumber :
http://www.globalmuslim.web.id/2011/02/prof-hassan-ko-nakata-seperti.html

International Khilafah Conference, Jakarta , Indonesia






Interview with Prof. Hassan Ko Nakata




Islam And Muslims in Japan / Japanese Muslims- part - 1 / 2






Islam and Muslims in Japan / Japanese Muslims- part - 2 / 2







Prof. James D. Frankel (Profesor Ilmu Perbandingan Agama), Belajar Berbagai Macam Agama Akhirnya Pilih Islam : "Tuhan Itu Satu !"

James D. Frankel adalah seorang profesor bidang perbandingan agama dan sekarang mengajar di Universitas Hawai. Di universitas itu, Frankel juga mengajar mata kuliah tentang Islam dan ia sendiri adalah seorang mualaf.

Dari kediamannya di Honolulu, Hawai, Profesor Frankel berbagi cerita tentang perjalanannya menjadi seorang muslim.

Sebelum pindah ke Hawai dua tahun yang lalu, Frankel menetap di New York, kota tempat ia dilahirkan dan dibesarkan.

Alhamdulillah.. Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj Dukung Prabowo-Hatta : "Prabowo adalah Sosok Pemimpin Tegas Yang Memikirkan Rakyat Kecil."

Ketua PBNU Dukung Prabowo, Kok Bukan Jokowi ? Ini Alasannya ..

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Agil Siradj mengaku secara pribadi dirinya mendukung pencalonan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai presiden. Namun, ia menegaskan bahwa warga NU bebas memilih siapa pun calon pemimpinnya.

Alhamdulillah.. Ratusan Haba'ib Surabaya Dukung Prabowo-Hatta Melalui Kaidah 'Akhaffu Dhororain' :"Prabowo Yang Lebih Mashlahat Untuk Dipilih Sebagai Presiden RI."

SPEKTANEWS (Surabaya) Ratusan Haba’ib dari berbagai wilayah di Jawa Timur melakukan pertemuan di sebuah tempat di Surabaya terkait Pemilihan Presiden 2014 yang akan berlangsung pada 9 Juli mendatang, Rabu (4/6).

Pertemuan akbar para Haba’ib yang berlangsung di kediaman seorang tokoh asal Madura, Ali Badri yang berlokasi di Jalan Gadung, Surabaya itu membahas perbandingan kedua pasangan Capres-Cawapres yang akan bertarung pada Pilpres mendatang dengan menggunakan kaidah furu’iyyah dalam menetapkan kriteria seorang pemimpin.

::: Majalah Awake (1957) : " Terdapat 50.000 Kesalahan Di Dalam Injil ? " >> Dialog Ahmed Deedat Dengan Misionaris Kristen Yehovah :::

LIMA PULUH RIBU KESALAHAN DALAM INJIL (?)
By Ahmed Deedat
(Dialog ini terjadi ketika Ahmed Deedat sedang menulis Booklet "Apakah Injil Firman Tuhan ?")

Sekte Kesaksian Yehovah dalam majalah Awake tanggal 8 September 1957, memuat judul yang mengejutkan ini "50.000 Kesalahan di dalam Injil ?"

Pada hari Minggu pagi ketika sedang merumuskan tema buklet ini, saya mendengar sebuah ketukan pada pintu.

Saya membuka pintu tersebut. Seorang pria Eropa berdiri di sana, tersenyum lebar. Ia berkata, "Selamat pagi!"

"Selamat pagi," jawab saya.

Australia : "200 Anak Diduga Alami Kejahatan Seksual di Panti Asuhan Gereja Anglican." >> Bukti Sesatnya Doktrin Selibat Kristen !

Sekitar 200 anak-anak diduga mengalami pelecehan seksual dan fisik di sebuah panti asuhan yang dikelola Gereja Anglican di negara bagian New South Wales, Australia. Demikian dikutip Radio ABC, Australia Senin (18/11/2013).

Para korban ini meliputi anak-anak yang pernah dititipkan di tempat itu sejak era 1940an hingga 1980an.

Laporan pelecehan seksual di panti asuhan Lismore, wilayah NSW utara ini akan diperiksa oleh Komisi Penyelidikan Kerajaan atas Pelecehan Seksual Anak, Senin (18/11/2013) di Sydney.

Poso : "Bupati Dipimpin Kristen, Umat Islam Diperlakukan Tidak Adil !" PNS Kristen 83%, Muslim Cuma 17% >> Pelajaran Buat Umat Islam Memilih Kepala Daerah Non Islam

[Bupati Kristen, PIET INKIRIWANG]
CPNS Muslim-Kristen Tidak Berimbang, Al-Khairaat: Bupati Poso Khianati Kesepakatan

Poso – Komisariat Daerah Al-Khairaat Kabupaten Poso mengeluarkan pernyataan sikap terkait aksi demonstrasi para pegawai honorer dan pegawai sukarela se-Kabupaten Poso pada Senin, (24/02) kemarin.

Al-Khairaat mencermati pengumuman hasil tes CPNS K2 bagi tenaga honorer dan sukarela dalam lingkup Pemda Kabupaten Poso sebagai hasil yang tidak wajar dan penuh dengan kebohongan.

::: KISAH 5 PENDETA INTERNASIONAL Bag. 2 (Joao De Deus Cabral, Idris Taufik, Ann Holmes, Abdurrahman Sikes, Donald Palmer) Memeluk Islam Setelah Membandingkan Islam VS Kristen :::

Keraguan terhadap agama yang lama (Kristen) membuat para pendeta ini mencari agama lain, berbagai macam agama mereka pelajari untuk mencari kebenaran agama. Tapi tidak satupun agama yang bisa membuat mereka bahagia. Hingga tinggal 1 agama yang belum mereka pelajari yaitu Islam. Mereka kemudian membandingkan antara Al Qur'an dengan Injil.

Subhanallah, Qur'an tidak hanya indah dalam kata-kata dan sastra, namun padat penuh makna, sesuai dengan ilmiah, dan akan tetap sebagai mukjizat sepanjang masa.

SILAHKAN BACA : KISAH 5 PENDETA INTERNASIONAL Bag. 1 (Dr. J. Nicholson, Omar Israfil Dawud, Yusuf Estes, Dr. Jerald F. Dirks, Yusha Evans) 

Berikut adalah kisah 5 Pendeta Kristen Internasional (Bag. 2) yang mendapatkan hidayah Islam setelah melakukan penelitian tentang Al Qur'an VS Injil, sampai akhirnya mereka mengakui kebenaran Islam.

::: Gelap Mata ! Belum Berkuasa PDI-P Sudah Memusuhi Islam : "PDIP Instruksikan Memata-matai Khutbah Jumat !" >> Apakah Kita Akan Diam Saja ?

Gelap mata karena banyak Ulama yang mendukung Prabowo - Hatta, PDI-P mengambil kebijaksanaan ANTI ISLAM !

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Jakarta Timur, William Yani menginstruksikan kader dan pendukung Jokowi untuk memantau atau memata-matai khutbah Jum’at.

Lewat akun berita PDIP di twitter @news_pdip, pada Kamis, (29/5/2014), William Yani yang juga anggota DPRD DKI Jakarta ini menginstruksikan kepada kader dan pendukung Jokowi pada saat Sholat Jum’at untuk memantau penceramah.

Tidak hanya itu, William Yani yang seorang Kristiani ini meminta para pendukung Jokowi membawa alat perekam saat ceramah sholat Jum’at berlangsung.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More