GALERI FOTO MUALLAF

Galeri Foto Para Muallaf Dunia..... Para Muallaf Dengan Kesadaran Sendiri Memeluk Agama Islam... Mereka Bahkan Bisa Tampil Lebih Islami Daripada Umat Islam Yang BerIslam Sejak Kecil...

KISAH TELADAN PENUH HIKMAH

Kisah Teladan Penuh Hikmah.... Semoga Bisa Memberikan Inspirasi Buat Kita... Agar Ke Islaman Kita Hari Ini Lebih Baik Daripada Kemarin....

BERITA MUALLAF

Walaupun Orang-Orang Kafir Gencar Menghujat dan Memfitnah, Kebenaran Islam Tidak Bisa Di Tutupi. Perkembangan Islam Di Seluruh Dunia Melebihi Perkembangan Agama-Agama Non Islam. Para Muallaf Memeluk Agama Islam Karena Mereka Mengetahui Kebenaran Islam..

AJAKAN BERDAKWAH DI INTERNET

Setelah saya amati berita di http://id.yahoo.com/, ternyata hampir setiap berita yang di tayangkan Yahoo, selalu ada oknum misionaris/propagandis/orientalis non muslim yang selalu menyerang, menghujat dan menghina agama dan umat Islam.

KRISTENISASI-BUKTI TIDAK TOLERANSINYA KRISTEN

Berbagai Macam Cara Dilakukan Oleh Misionaris Kristen Untuk Memurtadkan Umat Islam, Baik Dengan Cara Yang Halus Maupun Dengan Cara-cara Yang Kasar (Memaksa). Kristenisasi Adalah Bukti Nyata BETAPA TIDAK TOLERASINYA Kristen !

Showing posts with label KEJAHATAN (KEZALIMAN) MEDIA MASSA TERHADAP ISLAM. Show all posts
Showing posts with label KEJAHATAN (KEZALIMAN) MEDIA MASSA TERHADAP ISLAM. Show all posts

::: ANIES.. GUBERNUR BERPRESTASI YANG SELALU DI-BULLY DAN DI-FRAMING NEGATIVE MEDIA MAINSTREAM :::

Anies Di-bully, Anies Makin Mendapat Simpati..

Ada yang belum move on. Dua tahun pasca Pilgub DKI 2017 masih ada yang belum move on. Kesalahan Anies dicari-cari.

Kesalahan salah input media mainstream memblow up habis-habisan. Sambil membandingkan kinerja Anies dengan tiga pendahulu Anies, yaitu Jokowi, Ahok dan Djarot.

::: Islamfobia di Eropa Karena Ulah Media :::

Mengapa Islamfobia Sangat Berbahaya? penulis bernama Imran Awan adalah Dosen Senior Fakultas Kriminologi dan Wakil Direktur Pusat Kriminologi Terapan di Birmingham City University.

Apakah itu Muhammad menjadi nama bayi paling populer di Inggris atau satu dari 10 bayi di Inggris adalah Muslim atau fakta bahwa daging halal disajikan di Pizza Hut, kisah Muslim cenderung lebih banyak menimbulkan perasaan gerah ketimbang pencerahan.

::: BETAPA LICIKNYA MUSUH - MUSUH ISLAM + MEDIA MENYERANG & MEMFITNAH UMAT ISLAM :::

Inilah Bukti Betapa Licik Dan Jahatnya Musuh-Musuh Islam Dalam Menyerang Dan Memfitnah Umat Islam Khususnya Kaum Muslimah Berjilbab

*****

Selamat pagi, hari ini saya ingin menulis tentang keislaman saya.

Saya bukan orang sholeh, bukan ustadz apalagi ulama dan mungkin juga bukan calon penghuni syurga.

Namun saya masih bangga dengan keislaman saya walaupun saat ini Islam sedang diuji jatidirinya.

::: Mantan Produser TV One Ungkap Kezaliman Media Terhadap Umat Islam :::

Mantan Produser TV One Mohamad Fadhilah Zein hadir sebagai pembicara dalam seminar jurnalistik Islami di gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, Jl Padjajaran No 10 Kota Bogor, Sabtu (24/12/2016).

Dalam seminar yang digagas oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bogor Raya bekerjasama dengan Bidik Global Foundation itu, Fadhil memberikan materi sesuai judul buku yang ia tulis yaitu "Kezaliman Media Terhadap Umat Islam".

::: Menyoal Ketidakadilan Media >> Betapa Biadabnya Framing Negative Media Terhadap Islam :::

#MelawanLupa
#BetapaBiadabnyaFramingMedia

Kaum Muslimin hafizhakumullah,

Allah SWT berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS. Al Hujurat 49).

Dalam ayat di atas Allah SWT memberikan petunjuk kepada orang-orang mukmin agar melakukan tabayyun, yakni meneliti kebenaran suatu berita, atau memilah mana berita yang benar dan mana berita yang bohong, dari orang-orang fasik yang kurang bisa dipercaya pemberitaannya.

::: BIADAB ! CARA PROPAGANDA MEDIA UNTUK 'LEMAHKAN' ANIES :::

Baca nih... Biar kita tau apa yang dalam kepala mereka MEDIA MASSA MAINSTREAM ANTI ISLAM..:

OPINI UTAMA: ANIES MELAKUKAN PEMBOROSAN

GOALS OPINI: JATUHKAN KEPEMIMPINAN ANIES

NARASI PENGUAT:
Dibongkarnya Seni Bambu yang bernilai Rp. 550 Juta tanpa dijelaskan komitmen awal pembangunan tersebut dan darimana sumber dananya

Di sini rakyat digiring bahwasanya Anies melakukan kebijakan yang bersifat pemborosan dan tidak bertahan lama

::: Seabrek Penghargaan Anies Baswedan yang Sepi Pemberitaan :::

Sejumlah media arus utama tak memberitakan penghargaan untuk Pemprov DKI

Media telah kehilangan salah satu fungsi, dengan tidak memberitakan berita yang sebenarnya punya “nilai jual” dilihat dari sudut mana pun.

Memiliki bobot berita untuk diberitakan, tetapi tidak diberitakan. Maka media bersangkutan dapat dikatakan mengingkari kerja mulianya, mengkhianati korpsnya: media kehilangan fungsi memberitakan berita yang patut diberitakan, sebagai informasi pada masyarakat.

::: Tokoh Idola dan Sihir Media >> Menjadi Besar Karena Propaganda Media :::

Jakarta - Semua orang yang menjadi TOKOH IDOLA di muka bumi ini, pasti asal muasal mereka sangat jelas.

Silsilah keluarganya, siapa orang tuanya, bahkan nenek moyangnya, bagaimana prestasi masa lalunya, suka dukanya dalam meraih sukses, kita akan dengan sangat mudah mengetahuinya.

Kita ambil contoh almarhum GUS DUR. Terlepas dari pro kontra, banyak orang yang tidak suka pada beliau, namun secara objektif harus kita akui bahwa track record masa lalu dan silsilah keluarga beliau sangat jelas.

::: Washington Post Angkat Kiprah Sosial FPI.. Media Mainstream Di Indonesia Malah Menutupi Aksi Sosial FPI ! :::

Washington Post : "Ketika Bencana Melanda, Kelompok Islamis Indonesia Yang Pertama Membantu."

Amerika - Media ternama AS The Washington Post mengangkat topik menarik tentang kiprah FPI (Front Pembela Islam) yang dipuji karena terdepan dalam setiap bencana yang melanda berbagai daerah di Indonesia.

"When disaster hits, Indonesia’s Islamists are first to help"
(Ketika Bencana Melanda, Kelompok Islamis Indonesia Yang Pertama Membantu)


Demikian judul artikel di The Washington Post edisi 11 Juni 2019.

Artikel yang ditulis Stephen Wright ini dibuka dengan narasi kisah nyata korban bencana gempa dan tsunami di Palu Sulteng beberapa waktu lalu, seorang ibu tua bernama Anwar Ragaua (50 tahun), yang tak mau menurunkan bendera FPI meski sudah diperingatkan polisi.

Anwar Ragaua, korban bencana, tetap bersikukuh mempertahankan bendera FPI, karena FPI lah yang pertama menolong para korban bencana.

::: UNTUK ANDA PARA PEMBENCI FPI ! :::

Pengamat media, Dedi Wahyudi, menyatakan bahwa koordinator pemberitaan beberapa stasiun TV nasional mewanti-wanti para reporter yang turun ke lapangan untuk tidak meliput aksi relawan dari ormas Islam seperti FPI dan partai politik Islam seperti PKS.

Hal itu dinyatakannya dengan mengutip pernyataan salah seorang rekan jurnalis di salah satu media televisi nasional yang dikenal anti Islam.

 “Gue ma kawan di METROTV kadang bersimpati dengan apa yang dilakukan para relawan terutama relawan PKS dan FPI. Mereka memang selalu ada di manapun bencana itu terjadi, contoh kebakaran di daerah Jakarta Barat, mereka selalu yang pertama bangun posko kesehatan dan posko bantuan."

::: INILAH SALAH SATU FRAMING NEGATIVE MEDIA TERHADAP ISLAM :"RIBUAN TERORIS.." :::

Inilah salah satu bentuk kezaliman media massa terhadap Islam..
Namanya Framing Negative..
Hanya dengan 1 nara sumber, mereka tebar fitnah..
Berkedok berita.. Media massa terus memframing negative umat Islam..

Dengan judul yang BOMBASTIS !
"Ribuan Teroris Lahir di Sumbar".. 

Apakah Kita Akan Diam Saja ?

::: Innalillahi.. Serangan Anti-Islam (Islamphobia) di Amerika Semakin Meningkat ! >> Akibat Framing Negative Media Massa Terhadap Islam :::

Serangan fisik yang dialami umat Muslim di Amerika Serikat pada 2015 menyamai angka kekerasan yang terjadi pascaserangan 11 September tahun 2001 lalu.

Amerika - Seorang penjaga toko di New York bernama Sarker Haque mendapat pukulan bertubi di wajahnya.

Si pemukul berjalan ke dalam tokonya dan berteriak “Aku membunuh Muslim!” lalu meninju wajah Sarker yang saat itu sedang menjaga toko sambil membaca koran. Polisi New York menangkap pelaku pemukulan.

Sepekan kemudian, seorang pemuda 23 tahun bernama Carl James Dial membakar dan merampok mesjid di California. Pembakaran itu dilakukan sesaat sebelum waktu sembahyang, sehingga tak memakan korban. Pemuda itu juga ditangkap oleh pihak kepolisian karena telah melakukan kejahatan rasial.

Satu bulan sebelumnya, 14 November, seorang pria menembak sebuah mesjid di sebelah rumahnya dengan senjata berkekuatan tinggi. Otoritas federal kemudian menangkapnya dengan tuduhan perusakan properti keagamaan.

Tahun lalu, angka serangan fisik terhadap Muslim di Amerika memang melonjak. Menurut data yang dirilis Federal Bureau of Investigation (FBI), angka serangan fisik terhadap Muslim pada 2015 menyentuh angka 91, mendekati jumlah serangan pada 2001.

:: Prof. Dr. Yunahar Ilyas: "Muslim Hobi Mengolok Islam Kemungkinan Sakit Jiwa !"

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof. Dr. Yunahar Ilyas, Lc., M.Ag., mengaku heran ada umat Islam yang bangga mengolok Islam.

Ia menilai, orang-orang seperti itu memiliki gangguan jiwa, sebab senang mengolok dirinya sendiri.

"Sakit jiwa itu, sebab, orang yang senang menjelek-jelekan dirinya sendiri itu kemungkinan memiliki kelainan jiwa," kata Yunahar, Rabu (14/12).

Ketua PP Muhammadiyah ini merasa, kondisi itu memang beriringan dengan tingkah
media-media di dunia saat ini, yang selalu beranggapan negatif atas apa yang dituntut umat Islam. Bahkan, umat Islam yang tengah menuntut sesuatu, tidak jarang malah dituduh sebagai gejala intoleransi.

::: 8 MEDIA ANTI ISLAM DAN PENJILAT PENGUASA, BLOKIR DARI CHANEL ANDA :::

Acara reuni Akbar 212 di Monas mengundang banyak perhatian publik, terutama media massa dalam dan luar negeri.

Media mainstream yang selama ini sangat jelas berpihak pada penguasa, di moment ini mereka menampakkan dirinya dengan sangat vulgar mengangkat berita mencari-cari kesalaan dan sisi negatif acara 212, membolak-balikkan fakta sesuai kehendak dan kepentingan mereka.

Dan mereka tidak malu-malu berusaha memojokkan peserta aksi dengan melihat dari sudut pandang berbeda untuk membuat citra buruk islam lebih menonjol.

::: Komentar Penganut Katolik: Kenapa Kalau Pelakunya Islam disebut TERORIS, Selain itu Hanya KRIMINAL/Kelompok Bersenjata :::

Seorang penganut Katolik dengan nama Hari Adrian Tarigan sangat heran kenapa yang disebut TERORIS hanya untuk pelaku yang beragama ISLAM, sedang yang selain ISLAM hanya disebut "Kelompok Bersenjata" "Kriminal", bukan Teroris.

Hal ini mensikapi terjadinya penyanderaan 1300 warga di Papua, yang hanya disebut sebagai "Kelompok Bersenjata" "Pelaku Kriminal". Tak ada sebutan Teroris.

::: Innalillahi.. Ketika Media Massa Kafir (Kompas Grup) Memfitnah Umat Islam ! :::

Berbagai cara digunakan untuk menjatuhkan unat Islam yang turut mengambil bagian dalam rangkaian aksi bela Islam.

Berbagai fitnah pernah dilancarkan, namun lagi-lagi fitnah tersebut bisa dipatahkan dengan bukti telak.

Salah satu fitnah keji mengenai aksi simpatik 55 pada 5 Mei 2017 kemarin adalah adanya pengusiran oleh peserta aksi kepada seorang pria berpakaian kotak-kotak.

Kabar tak sedap itu disampaikan 2 media arus utama negeri ini.

Detik.com
https://news.detik.com/berita/3493197/cerita-pria-berkemeja-kotak-kotak-di-tengah-aksi-55

::: SERUAN BOIKOT METROTV + KOMPAS TV NASIONAL ! SUDAH LEBIH DARI 100.000 TANDA TANGAN PETISI ! AYO KITA DUKUNG ! :::

Gerakan masyarakat untuk Boikot MetroTV yang dinilai beritanya sering merugikan Umat Islam kian kencang.

https://www.change.org/p/kpi-aksi-nyata-boikot-metrotv

Dukungan pada Gerakan Boikot Metro TV ini terus membesar dan mengalir. Selain di sosial media dengan hestek #BoikotMetroTV juga dengan Petisi Boikot Metro TV yang beralamat di https://www.change.org/p/kpi-aksi-nyata-boikot-metrotv.

Belum satu pekan PETISI BOIKOT METRO TV sudah tembus 100.000 lebih orang yang telah menandatangani petisi tersebut di change.org.

::: Media Liberal Sepakat Ganyang Kalender Hijriyyah >> Ketika Media Anti Islam Memanipulasi Berita :::

Pemberitaan yang menyebutkan bahwa Kerajaan Arab Saudi menggubah semua penanggalan dari Hijriyyah ke Masehi merupakan berita yang kurang akurat alias hoax.



Sampai saat ini kalender hijriyyah masih berlaku dan digunakan di Arab Saudi. Sedangkan informasi terkait pergantian dari Hijriah ke Masehi hanyalah pada sistem tiket pesawat terbang karena berkaitan dengan dunia internasional.

“Saudi tidak meninggalkan kalender hijriyyah, kecuali tiket pesawat karena internasional. Bahkan beli hp, kertas laundry, janji, semuanya pakai hijriyyah” jelas admin Suara Madinah, selasa(4/10/2016)

Sementara munculnya pemberitaan terkait hal tersebut terjadi karena pemberitaan media LIBERAL di Indonesia yang terlalu berlebihan seolah bertepuk tangan melihat Saudi tinggalkan Kalender Hijriyyah. .

::: AYO ! Dukung Umat Islam Punya TV Berita Nasional Sendiri ! >> Mohon Bantuan Umat Islam Mengisi Petisi Online.. :::


SEANDAINYA UMAT ISLAM PUNYA TV BERITA NASIONAL SENDIRI

Hingga hari ini umat Islam belum memiliki TV Berita berskala Nasional layaknya TV One, metro TV dan Kompas TV. Yang bertujuan untuk mengimbangi pemberitaan negatif terhadap umat islam.

Justru dari Amerika mereka bersedia investasi ke Indonesia dengan meluncurkan stasiun TV CNN Indonesia. Tentu kita sudah mengetahui tujuan TV CNN Indonesia yaitu untuk memasukkan kepentingan barat ke Indonesia.

https://www.change.org/p/majelis-ulama-indonesia-dukung-umat-islam-punya-tv-berita-nasional-sendiri

Mengapa di Indonesia bisa masuk TV CNN berbahasa Indonesia, mengapa kita tidak bisa memasukkan TV Al-Jazeera Indonesia misalnya, untuk bisa mengimbangi pemberitaan negatif terhadap umat Islam. Disinilah dibutuhkan persatuan seluruh ormas Islam dibawah naungan MUI untuk mengadakan TV Berita Islam berskala Nasional.

::: TERUNGKAP ! Inilah Alasan Mengapa Metro TV Selalu Sudutkan Islam ! >> Muslim.. Boikot Metro TV ! :::

Publik tahu mengenai tingkah laku Metro TV yang rasis, cenderung memihak kelompok dan golongan tertentu (Cina Kristen), serta amat sangat memusuhi umat Islam. 


Namun, akhirnya alasan di balik semua itu terungkap.

Berikut alasannya:
                                                                  
1. MetroTV bukan milik Surya Paloh

Sebagian besar rakyat mengira bahwa Metro TV adalah milik Surya Paloh. Namun kenyataannya tidak demikian. Metro TV adalah milik James Riady dan Antony Salim.

Metro TV adalah milik PT.Media Televisi Indonesia (MTI) dan MTI adalah anak perusahaan dari PT. Multipolar, Lippo grup. LIPPO GRUP adalah kerajaan bisnis James Riady, seorang agen china military intellegency (hasil investigasi otoritas AS atas Lippogate).

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More