GALERI FOTO MUALLAF

Galeri Foto Para Muallaf Dunia..... Para Muallaf Dengan Kesadaran Sendiri Memeluk Agama Islam... Mereka Bahkan Bisa Tampil Lebih Islami Daripada Umat Islam Yang BerIslam Sejak Kecil...

KISAH TELADAN PENUH HIKMAH

Kisah Teladan Penuh Hikmah.... Semoga Bisa Memberikan Inspirasi Buat Kita... Agar Ke Islaman Kita Hari Ini Lebih Baik Daripada Kemarin....

BERITA MUALLAF

Walaupun Orang-Orang Kafir Gencar Menghujat dan Memfitnah, Kebenaran Islam Tidak Bisa Di Tutupi. Perkembangan Islam Di Seluruh Dunia Melebihi Perkembangan Agama-Agama Non Islam. Para Muallaf Memeluk Agama Islam Karena Mereka Mengetahui Kebenaran Islam..

AJAKAN BERDAKWAH DI INTERNET

Setelah saya amati berita di http://id.yahoo.com/, ternyata hampir setiap berita yang di tayangkan Yahoo, selalu ada oknum misionaris/propagandis/orientalis non muslim yang selalu menyerang, menghujat dan menghina agama dan umat Islam.

KRISTENISASI-BUKTI TIDAK TOLERANSINYA KRISTEN

Berbagai Macam Cara Dilakukan Oleh Misionaris Kristen Untuk Memurtadkan Umat Islam, Baik Dengan Cara Yang Halus Maupun Dengan Cara-cara Yang Kasar (Memaksa). Kristenisasi Adalah Bukti Nyata BETAPA TIDAK TOLERASINYA Kristen !

Showing posts with label RENUNGAN. Show all posts
Showing posts with label RENUNGAN. Show all posts

::: Demi Cinta Pada Suami, Pada Anak, Pada Illahi.. Wanita Sanggup Menanggung Ini Semua. :::


# 0 - 3 bulan, super-super mual dan muntah.
# 4 - 6 bulan, pening, mual, hilang selera.
# 7 - 9 bulan nikmat tidurmu hilang
# Sakit seluruh badan, kerjaan rumah tetap harus di kerjakan.
# Hanya Alloh saja yang tahu, gelisah, mengeluh tak ada guna karena tiada yang benar-benar mengerti
.
SAAT GETIR, MENJELANG PROSES MELAHIRKAN
# Kontraksi demi kontraksi
# Tegangnya semua tulang dan urat.
# Subhanalloh, saat paling pekik dalam hidup.
# 3 jam, 5 jam malah berbelas jam, kontraksi tiada henti.
.
Proses mengeluarkan manusia baru dari tubuh...
Allohu Akbar, nyawa diujung tanduk, segala kodrat dikerah...
~Digunting, bisakan Anda bayangkan?
~Berjuang sekuat tenaga, mengejan.
~Alhamdulillaah, selamat melahirkan setelah bertarung nyawa..
~Sekali lagi terasa sakit, untuk keluarkan ari-ari..
.

::: Kisah Seorang Pemuda, Yang Selalu Memandang Wanita dan Tidak Bisa Menundukkan Pandangan :::

Pernah ada seorang pemuda yang datang kepada seorang Syaikh lalu mengatakan,
"Aku ini seorang pemuda yang memiliki banyak keinginan dan tak bisa menundukkan pandanganku dari apa yang diharamkan (wanita non mahram) di pasar. Apa yang harus aku lakukan?"

Syaikh tersebut lalu memberikannya segelas susu penuh dan menyuruhnya untuk membawa gelas tsb ke suatu tempat dengan melewati pasar tanpa menumpahkan setetes pun air susu yang ada di dalam gelas.

Lalu Syaikh tadi memanggil salah seorang muridnya untuk pergi menemani pemuda tadi berjalan di pasar.

Tugasnya adalah memukul dan mempermalukan pemuda tsb di hadapan khalayak ramai apabila ia gagal dan menumpahkan air susu dalam gelas.

::: Kematianmu Akan Jelaskan Siapa Dirimu ! :::

Sungguh, dalam kematian banyak ibrah, pelajaran, yang bisa diambil manusia yang hidup.

Kehidupan dunia cuma sesaat, apalagi saat ini di mana usia pengharapan hidup manusia semakin singkat.

Katakanlah enampuluh tahun. berapa usiamu sekarang? 40 tahun? Itu berarti 20 tahun lagi engkau akan meninggalkan dunia fana ini.

Duapuluh tahun bukan waktu yang lama. Ia sangat dan sangat singkat. Ketika engkau bertemu dengan kawan-kawanmu semasa SMA, bukankah seperti baru kemarin engkau merayakan kelulusan dan berpisah dengan mereka? Padahal itu sudah berlalu lebih dari duapuluh tahun lalu.

::: Kisah.. " Aku Ingin Kembali Berjilbab Besar." :::

”Hey, gak boleh melamun!” aku menyikut Aldisa, adik kelasku di SMA dulu. Kini ia sedang mengurus administrasi di kampus yang sama denganku.

“Eh iya, Mbak.” Ia tersenyum, tapi lalu mengembalikan tatapannya ke posisi semula. Aku sadar betul apa yang diperhatikannya. Seorang wanita berjilbab besar dengan gamis marun sedang khusyuk membaca Al-Qur’an. Ia memang tampak menyejukkan di tengah KRL ekonomi yang pengap dan gersang. “Aku kagum mbak sama mereka itu.” Ujar Aldisa bersemangat. “Kemarin, waktu aku pertama kali nyampe Jakarta, aku ketemu sama mbak-mbak kayak gitu. Nyapa aku ramah banget, mungkin kasian liat wajah ndeso-ku ya mbak.” Tambahnya lugu.

::: Ngerinya Jika Kematian Datang, Saat Dosa Menggunung :::

Banyak orang yang ajalnya datang ketika maksiat mereka menggunung .. entah pembunuhan, zina, khamar, riba, nyanyian, tidak shalat lima waktu berjamaah, ataupun tidak peduli pada risalah Rasulullah Shallahu alaihi wassalam, dan menuntut ilmu.

Laa ilaaha illallah, betapa lalainya mereka!

Sehabis ditangkap, Sa’id bin Jubair dibawa menghadap al-Hajja bin Yusuf.

“Siapa namamu?”, tanya Hajjaj mencemooh.

::: Muslim Harus Ketahui Peristiwa Peristiwa di Alam Kubur :::

Oleh : Ustadz Abu Isma’il Muslim Al-Atsari

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." [Ali Imrân/3:185]

Allâh Azza wa Jalla memberikan pemberitaan umum kepada seluruh makhluk, bahwa setiap jiwa akan merasakan kematian. Hanya Allâh Yang Maha Hidup, tidak akan mati. Adapun jin, manusia, malaikat, semua akan mati.

Kematian merupakan hakekat yang menakutkan. Dia akan mendatangi seluruh orang yang hidup dan tidak ada yang kuasa menolak maupun menahannya. Maut merupakan ketetapan Allâh Azza wa Jalla . Ini adalah hakekat yang sudah diketahui. Maka sepantasnya kita bersiap diri menghadapinya dengan iman sejati dan amal shalih yang murni.

Di dalam tulisan ini insya Allah akan kami sampaikan beberapa peristiwa yang terjadi di alam kubur sehingga menjadikan kita lebih waspada dalam menjalani kehidupan dunia ini agar selamat di alam kubur.

ALAM KUBUR MENAKUTKAN

Hani’ Radhiyallahu anhu , bekas budak Utsmân bin Affân Radhiyallahu anhu , berkata, “Kebiasaan Utsman Radhiyallahu anhu jika berhenti di sebuah kuburan, beliau menangis sampai membasahi janggutnya. Lalu beliau Radhiyallahu anhu ditanya, ‘Disebutkan tentang surga dan neraka tetapi engkau tidak menangis. Namun engkau menangis dengan sebab ini (melihat kubur), (Mengapa demikian?)’ Beliau, ‘Sesungguhnya Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, (yang artinya) ‘Kubur adalah persinggahan pertama dari (persinggahan-persinggahan) akhirat. Bila seseorang selamat dari (keburukan)nya, maka setelahnya lebih mudah darinya; bila seseorang tidak selamat dari (keburukan)nya, maka setelahnya lebih berat darinya.’ Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, ‘Aku tidak melihat suatu pemandangan pun yang lebih menakutkan daripada kubur.’” [HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Mâjah; dihasankan oleh syaikh al-Albâni]

Karena fase setelah kubur lebih mudah bagi yang selamat, maka ketika melihat surga yang disiapkan Allâh Azza wa Jalla dalam kuburnya, seorang Mukmin mengatakan, “Ya Rabb, segerakanlah kiamat agar aku kembali ke keluarga dan hartaku.” Sebaliknya, orang-orang kafir, ketika melihat adzab pedih yang disiapkan Allâh Azza wa Jalla baginya, ia berseru, “Ya Rabb, jangan kau datangkan kiamat.” Karena yang akan datang setelahnya lebih pedih siksanya dan lebih menakutkan.

GELAPNYA ALAM KUBUR


Hal iniditunjukkan oleh hadits shahih :

Dari sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa seorang wanita hitam -atau seorang pemuda- biasa menyapu masjid Nabawi pada masa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mendapatinya sehingga beliau n menanyakannya. Para sahabat menjawab, ‘Dia telah meninggal’. Beliau n berkata, ‘Kenapa kalian tidak memberitahukan kepadaku?’ Abu Hurairah berkata, ‘Seolah-olah mereka meremehkan urusannya’. Beliau n bersabda, ‘Tunjukkan kuburnya kepadaku’. Lalu mereka menunjukkannya, beliau pun kemudian menyalati wanita itu, lalu bersabda, “Sesungguhnya kuburan-kuburan ini dipenuhi kegelapan bagi para penghuninya, dan sesungguhnya Allâh Subhanahu wa Ta’ala menyinarinya bagi mereka dengan shalatku terhadap mereka.”
[HR. Bukhari, Muslim, dll]

HIMPITAN ALAM KUBUR

Setelah mayit diletakkan di dalam kubur, maka kubur akan menghimpit dan menjepit dirinya. Tidak seorang pun yang dapat selamat dari himpitannya. Beberapa hadits menerangkan bahwa kubur menghimpit Sa’ad bin Muadz Radhiyallahu anhu , padahal kematiannya membuat ‘arsy bergerak, pintu-pintu langit terbuka, serta malaikat sebanyak tujuh puluh ribu menyaksikannya. Dalam Sunan an-Nasâ’i diriwayatkan dari Ibn Umar Radhiyallahu anhuma bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Inilah yang membuat ‘arsy bergerak, pintu-pintu langit dibuka, dan disaksikan oleh tujuh puluh ribu malaikat. Sungguh ia dihimpit dan dijepit (oleh kubur), akan tetapi kemudian dibebaskan.” [Dishahihkan oleh syaikh al-Albâni rahimahullah ; Lihat Misykâtul Mashâbîh 1/49; Silsilah ash-Shahîhah, no. 1695]

Dalam Musnad Ahmad diriwayatkan dari ‘Aisyah bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Sesungguhnya kubur memiliki himpitan yang bila seseorang selamat darinya, maka (tentu) Saad bin Muâdz telah selamat.
[HR. Ahmad, no. 25015; 25400; Dishahihkan oleh Syaikh al-Albâni di dalam Shahîhul Jâmi’ 2/236]

Himpitan kubur in akan menimpa semua orang, termasuk anak kecil. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Seandainya ada seseorang selamat dari himpitan kubur, maka bocah ini pasti selamat
[Mu’jam ath-Thabrani dari Abu Ayyub Radhiyallahu anhu dengan sanad shahih dan riwayat ini dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Shahihul Jâmi, 5/56]

FITNAH (UJIAN) KUBUR

Jika seorang hamba telah diletakkan di dalam kubur, dua malaikat akan mendatanginya dan memberikan pertanyaan-pertanyaan. Inilah yang dimaksud dengan fitnah (ujian) kubur. Dalam hadits shahih riwayat Imam Ahmad rahimahullah dari sahabat al-Barro bin ‘Azib Radhiyallahu anhu , Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Kemudian dua malaikat mendatanginya dan mendudukannya, lalu keduanya bertanya, “Siapakah Rabbmu ?” Dia (si mayyit) menjawab, “Rabbku adalah Allâh”. Kedua malaikat itu bertanya, “Apa agamamu?”Dia menjawab: “Agamaku adalah al-Islam”.

Kedua malaikat itu bertanya, “Siapakah laki-laki yang telah diutus kepada kamu ini?” Dia menjawab, “Beliau utusan Allâh”.


Kedua malaikat itu bertanya, “Apakah ilmumu?” Dia menjawab, “Aku membaca kitab Allâh, aku mengimaninya dan membenarkannya”.


Lalu seorang penyeru dari langit berseru, “HambaKu telah (berkata) benar, berilah dia hamparan dari surga, (dan berilah dia pakaian dari surga), bukakanlah sebuah pintu untuknya ke surga.


Maka datanglah kepadanya bau dan wangi surga. Dan diluaskan baginya di dalam kuburnya sejauh mata memandang. Dan datanglah seorang laki-laki berwajah tampan kepadanya, berpakaian bagus, beraroma wangi, lalu mengatakan, “Bergembiralah dengan apa yang menyenangkanmu, inilah harimu yang engkau telah dijanjikan (kebaikan)”. 


Maka ruh orang Mukmin itu bertanya kepadanya, “Siapakah engkau, wajahmu adalah wajah yang membawa kebaikan?” Dia menjawab, “Aku adalah amalmu yang shalih”. Maka ruh itu berkata, “Rabbku, tegakkanlah hari kiamat, sehingga aku akan kembali kepada istriku dan hartaku”.

Pertanyaan ini juga dilontarkan kepada orang kafir, sebagaimana yang dijelaskan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

Kemudian ruhnya dikembalikan di dalam jasadnya. Dan dua malaikat mendatanginya dan mendudukannya. Kedua malaikat itu bertanya, “Sipakah Rabbmu?” Dia menjawab: “Hah, hah, aku tidak tahu”.

Kedua malaikat itu bertanya, “Apakah agamamu?” Dia menjawab, “Hah, hah, aku tidak tahu”.
Kedua malaikat itu bertanya, “Siapakah laki-laki yang telah diutus kepada kamu ini?”Dia menjawab: “Hah, hah, aku tidak tahu”.


Lalu penyeru dari langit berseru, “HambaKu telah (berkata) dusta, berilah dia hamparan dari neraka, dan bukakanlah sebuah pintu untuknya ke neraka.” Maka panas neraka dan asapnya datang mendatanginya. Dan kuburnya disempitkan, sehingga tulang-tulang rusuknya berhimpitan.


Dan datanglah seorang laki-laki berwajah buruk kepadanya, berpakaian buruk, beraroma busuk, lalu mengatakan, “Terimalah kabar yang menyusahkanmu ! Inilah harimu yang telah dijanjikan (keburukan) kepadamu”. Maka ruh orang kafir itu bertanya kepadanya, “Siapakah engkau, wajahmu adalah wajah yang membawa keburukan?” Dia menjawab, “Aku adalah amalmu yang buruk”. Maka ruh itu berkata, “Rabbku, janganlah Engkau tegakkan hari kiamat”.
[Lihat Shahîhul Jâmi’ no: 1672]

Dari hadits yang telah dikemukakan di atas menunjukkan bahwa pertanyaan dalam kubur berlaku untuk umum, baik orang Mukmin maupun kafir.

ADZAB DAN NIKMAT KUBUR

Banyak sekali hadits yang menjelaskan keberadaan adzab dan nikmat kubur. Hal ini telah disepakati oleh Ahlus Sunnah wal Jamâ’ah. Imam Ibnu Abil ‘Izzi rahimahullah , penulis kitab al-Aqîdah ath-Thahâwiyah, berkata, “Telah mutawatir hadits-hadits dari Rasûlullâh tentang keberadaan adzab dan nikmat kubur bagi orang yang berhak mendapatkannya; Demikian juga pertanyaan dua malaikat. Oleh karena itu, wajib meyakini dan mengimani kepastian ini. Dan kita tidak membicarakan bagaimana caranya, karena akal tidak memahami bagaimana caranya, karena keadaan itu tidak dikenal di dunia ini. Syari’at tidaklah datang membawa perkara yang mustahil bagi akal, tetapi terkadang membawa perkara yang membingungkan akal. Karena kembalinya ruh ke jasad (di alam kubur) tidaklah dengan cara yang diketahui di dunia, namun ruh dikembalikan ke jasad dengan cara yang berlainan dengan yang ada di dunia.” [Kitab Syarah al-Aqîdah ath-Thahâwiyah, hlm.450; al-Minhah al-Ilâhiyah fii Tahdzîb Syarh ath-Thahâwiyah, hlm. 238]

Kalangan atheis dan orang-orang Islam yang mengikuti pendapat para filosof mengingkari adanya adzab kubur. Mereka beralasan bahwa setelah membongkar kubur, mereka tidak melihat sama sekali apa yang diberitakan oleh nash-nash syariat. Mereka semua tidak mempercayai apa yang di luar jangkauan ilmu mereka. Mereka mengira bahwa penglihatan mereka dapat melihat segala sesuatu dan pendengaran mereka dapat mendengar segala sesuatu, padahal kita saat ini telah mengetahui beberapa rahasia alam yang oleh penglihatan dan pendengaran kita tidak dapat menangkapnya.

Adapun orang-orang yang beriman kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala akan membenarkan berita-Nya.

Di dalam al-Qur’ân terdapat isyarat-isyarat yang menunjukkan adanya adzab kubur. Antara lain adalah Firman Allâh Azza wa Jalla tentang Fir’aun dan kaumnya :

Fir’aun beserta kaumnya dikepung oleh adzab yang amat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. (dikatakan kepada malaikat), “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam adzab yang sangat keras”.
[al-Mukmin/40: 45-46]

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata tentang ayat ini, “Fir’aun beserta kaumnya dikepung oleh adzab yang amat buruk”, yaitu tenggelam di lautan, kemudian pindah ke neraka Jahim. “Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang”, sesungguhnya ruh-ruh mereka dihadapkan ke neraka pada waktu pagi dan petang sampai hari kiamat. Jika hari kiamat telah terjadi ruh dan jasad mereka berkumpul di neraka. Oleh karena inilah Allâh Azza wa Jalla berfirman (yang artinya), “dan pada hari terjadinya kiamat. (dikatakan kepada malaikat), “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam adzab yang sangat keras”, yaitu kepedihannya lebih dahsyat dan siksanya lebih besar. Dan ayat ini merupakan fondasi yang besar dalam pengambilan dalil Ahlus Sunnah terhadap adanya siksaan barzakh di dalam kubur, yaitu firmanNya ‘Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang’. [Tafsir surat al-Mukmin/40: 45-46]

Imam al-Qurthubi t mengatakan, “Mayoritas Ulama menyatakan bahwa penampakan nereka itu terjadi di barzakh, dan itu merupakan dalil penetapan adanya siksa kubur”. [Fathul Bâri 11/233]

SEBAB-SEBAB SIKSA KUBUR[1]

Sebab-sebab yang menjadikan seseorang mendapatkan siksa kubur ada dua bagian, mujmal (global) dan mufash-shal (rinci). Sebabnya secara mujmal (global), yaitu kebodohan terhadap Allâh Azza wa Jalla , menyia-nyiakan perintah-Nya, dan menerjang larangan-Nya. Sedangkan sebabnya secara mufash-shal (rinci), adalah perkara-perkara yang dijelaskan oleh nash-nash sebagai sebab siksa kubur.

Di sini akan kami sebutkan di antara sebab mufash-shal sehingga kita bisa menjauhinya:

1. Namimah, yaitu menyampaikan perkataan seseorang kepada orang lain untuk merusak hubungan mereka.
2. Tidak menutupi diri ketika buang hajat.
3. Ghulul, yaitu mengambil harta rampasan perang sebelum dibagi oleh imam.
4. Dusta.
5. Memahami al-Qur’ân namun tidak mengamalkannya.
6. Zina
7. Riba
8. Mayit yang ditangisi keluarganya, jika mayit tersebut tidak melarang sebelumnya.

HAL-HAL YANG MENYELAMATKAN DARI SIKSA KUBUR

Perkara yang akan menyelamatkan seseorang dari adzab kubur adalah orang yang mempersiapkan diri sebelum menghadapi kematian yang datang tiba-tiba.

Di antara persiapan menghadapi maut adalah segera bertaubat, menunaikan kewajiban syariat, memperbanyak amal shalih, memperbaiki akidah, berjihad, berbuat baik pada orang tua, menyambung silaturahim, dan amal-amal shalih lainnya.

Dengan amalan tersebut Allâh Azza wa Jalla memberinya jalan keluar dari tiap kesulitan dan kesusahan.

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata dengan mengutip hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu yang diriwayatkan oleh Abu Hâtim dalam shahih-nya, “Sesungguhnya orang mati dapat mendengar suara langkah kaki orang-orang yang pergi meninggalkannya. Jika ia seorang Mukmin, maka shalat berada di dekat kepalanya, puasa berada di sebelah kanannya, zakat disebelah kirinya, perbuatan baik seperti berkata benar, silaturahim, dan perbuatan baik kepada manusia berada di dekat kaki. Ia lalu didatangi (oleh malaikat) dari arah kepalanya, maka shalat berkata, ‘Di arahku tidak ada jalan masuk.’ Kemudian ia didatangi dari sebelah kanan, maka puasa berkata, ‘Di arahku tidak ada jalan masuk.’ Kemudian ia didatangi dari sebelah kiri, maka zakat berkata, ‘Di arahku tidak ada jalan masuk.’ Kemudian ia didatangi dari arah kedua kakinya, maka perbuatan baik, seperti berkata benar, silaturahim, dan berbuat baik kepada manusia, berkata, ‘Di arahku tidak ada jalan masuk.’ Lalu dikatakan kepadanya, ‘Duduklah.’ Ia pun duduk. Kepadanya ditampakkan bentuk serupa matahari yang hampir terbenam. Ia ditanya, ‘Siapa lelaki ini yang dulu bersama kalian? Apa pendapatmu tentangnya?’ Ia menjawab, ‘Tinggalkan aku, aku ingin shalat.’ Mereka menyahut, ‘Sungguh kamu akan melakukannya, tetapi jawablah pertanyaan kami.’ Ia berkata, ‘Apa pertanyaan kalian?’ Mereka menanyakan, ‘Apa pendapatmu tentang lelaki ini yang dulu bersama kalian? Apa persaksianmu terhadapnya?’ Ia menjawab, ‘Aku bersaksi bahwa ia adalah utusan Allâh, dan dia membawa kebenaran dari Allâh.’ Lalu dikatakan kepadanya, ‘Dengan dasar keimanan itulah kau telah hidup, dan dengan dasar itu kau telah mati, dan dengan dasar itu pula kau akan dibangkitkan, insya Allâh.’ Kemudian dibukakan baginya pintu surga, lalu dikatakan kepadanya, ‘Ini tempat tinggalmu di surga dan segala yang telah Allâh siapkan untukmu.’ Ia bertambah senang dan gembira. Kemudian dibukakan pintu neraka, dan dikatakan, ‘Itu adalah tempat tinggalmu dan segala yang telah Allâh siapkan untukmu (jika kau mendurhakai-Nya).’ Ia bertambah senang dan gembira. Kemudian kuburnya diluaskan seluas tujuh puluh hasta dan diterangi cahaya, jasadnya dikembalikan seperti semula, dan ruhnya dijadikan di dalam penciptaan yang baik, yaitu burung yang bertengger di pohon surga.”

MEMOHON PERLINDUNGAN KEPADA ALLAH DARI FITNAH DAN ADZAB KUBUR

Fitnah (ujian) dan adzab kubur adalah masalah besar, sehingga Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam memohon perlindungan dari hal itu, baik dalam shalat maupun di luar shalat. Beliau pun sangat menekankan kepada umatnya untuk memohon perlindungan kepada Allâh dari segala fitnah dan azab kubur.

ORANG-ORANG YANG TERPELIHARA DARI UJIAN DAN SIKSA KUBUR


Sebagian kaum Mukmin yang melakukan amal-amal besar atau tertimpa musibah besar akan terjaga dari fitnah atau ujian dan azab kubur, Diantara mereka :

Pertama : Orang yang mati syahid.
an-Nasâ’i rahimahullah meriwayatkan dalam Sunan-nya bahwa seorang lelaki bertanya kepada Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam , “Ya Rasûlullâh, mengapa kaum Mukmin diuji dalam kubur kecuali yang mati syahid?” Beliau menjawab, “Cukuplah baginya ujian kilatan pedang di atas kepalanya.” [Dishahihkan oleh syaikh al-Albâni rahimahullah. Lihat Shahîhul Jâmi’ 4/164]

Kedua : Seseorang yang gugur ketika bertugas jaga di jalan Allah
Fadhdhalah ibn Ubaid meriwayatkan dari Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam , bahwa beliau bersabda, “Setiap orang yang meninggal amalnya ditutup, kecuali yang meninggal ketika bertugas jaga di jalan Allâh. Amalnya terus tumbuh sampai hari kiamat dan ia akan aman dari fitnah kubur.” [HR. Tirmidzi dan Abu Dawud; dishahihkan oleh syaikh al-Albâni rahimahullah. Lihat Misykâtul Mashâbîh 2/355]

Ketiga : Seseorang yang meninggal hari Jum’at
Dalam hadits Abdullah ibn Amru, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap Muslim yang meninggal pada hari Jum’at akan dijaga oleh Allah dari fitnah kubur.” [HR. Ahmad dan Tirmidzi; Dinyatakan kuat oleh syaikh al-Albâni rahimahullah dalam Ahkâmul Janâiz, hlm. 35]

Keempat : Seseorang yang meninggal karena sakit perut
Abdullah bin Yasar Radhiyallahu anhu berkata, “Aku pernah duduk bersama Sulaiman bin Shard dan Khalid ibn ‘Urafthah. Mereka menceritakan bahwa ada seorang lelaki yang meninggal karena sakit perut. Keduanya ingin menyaksikan jenazahnya. Salah satunya mengatakan kepada yang lain, ‘Bukankah Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Orang yang meninggal karena sakit perut tidak akan diadzab di dalam kubur.’ Yang satunya menjawab, ‘Engkau benar.’ [HR. an-Nasa’i dan Tirmidzi; dishahihkan oleh syaikh al-Albâni rahimahullah]

(Sumber: al-Qiyâmah Shugra, hlm. 41-72, karya Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar, dengan beberapa tambahan dari rujukan yang lain)

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 08/Tahun XV/1433H/2012M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196] -

Dikutip dari Al Manhaj

Sumber :
http://www.eramuslim.com/hadits/muslim-harus-ketahui-peristiwa-peristiwa-di-alam-kubur.htm

::: DASYATNYA BALASAN ALLAH KEPADA MEREKA ! :::

YA ALLAH YA RAHMAN YA RAHIM, lindungilah dan peliharakanlah kami, kedua ibubapa kami, isteri/suami kami, anak-anak kami, kaum keluarga kami & semua orang Islam dari azab seksa api nerakaMu YA ALLAH.

Sesungguhnya kami tidak layak untuk menduduki syurgaMu YA ALLAH, namun tidak pula kami sanggup untuk ke nerakaMu YA ALLAH.

::: Mengingat Mati Suburkan Iman :::

“Kullu nafsin dzaiqotul maut” Setiap yang bernyawa pasti akan mati, petikan Al-Quran didalam Surat Al Ankabut ayat 57 pasti tidak asing ditelinga kita.

Ayat yang selalu dibacakan setiap kita mengahadiri upacara kematian. Ada semacam perasaan takut yang masuk kedalam sanubari kita.

Ya itulah kematian sesuatu yang tidak perlu undangan untuk datang, tidak kepada anak muda maupun yang sudah tua, tidak memandang yang miskin maupun kaya.

::: Ketika Ajal Menjemput Jangan Bersedih :::

Pada saat ajal menjemput, janganlah kau bersedih. Jangan pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu, karena kaum muslimin akan mengurus jasadmu.

Mereka akan melucuti pakaianmu, memandikanmu dan mengkafanimu lalu membawamu ke tempatmu yang baru, kuburan.

::: Mengapa Banyak Beramal, Tapi Masuk Neraka ? :::

Bismillaahir rahmaanir rahiim...

Nukilan dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berikut memberikan kita pelajaran agar tidak berlaku “UJUB”. Sifat ujub membuat amalan yang kita lakukan seakan-akan sirna.

Akibat itu, neraka pun yang bisa jadi ancaman. Sehingga beramal baik pun selamanya tidak berujung baik. Bisa jadi ujungnya adalah seperti ini karena rasa UJUB dalam diri.

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
Sebagian ulama salaf, di antaranya Sa’id bin Jubair berkata,
Sesungguhnya ada seorang hamba yang beramal kebaikan malah ia masuk neraka. Sebaliknya ada pula yang beramal kejelekan malah ia masuk surga. 


::: Menjelang Kematian, Pahamkanlah Umur Anda di Dunia Ada Batasnya :::

Firman Allah SWT:
“Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan”. (QS. Al Ankabuut:57)

Kesunyian malam ini benar-benar mencekam. Hembusan hawa dinginnya bagaikan dinginnya hujan es yang jatuh dari langit. Senandung udara malam dirasakan sangat menusuk  tulang  seorang  pengembara dari negeri syam.

 Ingin sekali ia merintih, tetapi malam ini begitu sunyi. Tidak ada sanak ataupun saudara di sekelilingnya, bahkan seekor binatang malampun tidak terdengar lololangannya. Kemana lagi ia merintih dikesendirian malam ini.

::: Sifat Nikmat dan Azab Kubur di Akhir Zaman :::

DALAM hadis dari al-Barra’ ibn ‘Azib, Rasulullah SAW menuturkan bahwa malaikat bertanya kepada seorang mukmin, dan ia menjawabnya dengan baik.

Setelah itu, terdengar seruan dari langit, “Hambaku benar. Beri dia pembaringan dari surga, berikan pakaian dari surga dan bukakanlah pintu menuju surga baginya!”

Nabi melanjutkan, “Lalu ia diberikan wewangian dari surga, dan dilapangkan kuburnya sejauh pandangan mata.

::: SUASANA CUACA DI SURGA :::

Di Surga tidak ada terik matahari yang menyengat dan salju yang sangat dingin.

Cuacanya cerah menerangi penghuninya, dengan suasana yang sangat menghanyutkan perasaan dan tiada bandingannya, tidak mungkin untuk dapat diungkapkan dengan kata kata, kecuali kalau kita sudah mengalaminya.

Di dunia, dalam satu tahun, hari demi hari berganti, dengan cuaca dan udara yang silih berganti, ada saatnya kita merasakan nyaman dan segar dengan cuaca dan suhu udara yang pas terasa di kulit. Biasanya itu terjadi pada pagi hari. Sedangkan di Surga cuacanya senantiasa sesuai dengan fisik dan jiwa manusia, dengan ukuran yang pas, sebagaimana yang telah dijanjikan Allah berkaitan dengan kesenangan kesenangan di Surga.

::: ANCAMAN BUAT ORANG-ORANG KAFIR ! :::

"Dan ingatlah hari ketika orang2 kafir dihadapkan ke neraka (kpd mereka dikatakan), 'Kamu telah menghabiskan rejekimu yang baik dalam kehidupan duniawimu saja dan kamu telah bersenang senang denganya,maka pd hr ini kamu dibalas dengan azab yang menghinakan karena kamu telah menyombongkan diri dimuka bumi tanpa hak dan karena kamu telah fasik'."(Al-Ahqaf:20)

"Dan ingatlah hari ketika orang2 kafir dihadapkan kepada neraka,(dikatakan kepada mereka),'Bukankah(azab)ini benar?' Mereka menjawab, 'Ya benar,demi Rabb kami. 'Allah berfirman,'Maka rasakanlah azab ini disebabkan kamu selalu ingkar'."(Al-Ahqaf:34)

"....Dan kamu akan melihat orang2 yang zalim ketika mereka melihat azab berkata,'Adakah kiranya jalan untuk kembali(kedunia)?'Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk karena (merasa) hina,mereka melihat dengan pandangan lesu...(As-Syura:44-45).

::: Cukupkah Kita Meraih Surga Terendah ? :::

Apakah Anda merasa cukup hanya dengan menjadi penghuni surga yang terendah?

Kalau Allah membuka kesempatan menghuni surga tertinggi, masihkah Anda merasa cukup dengan surga terendah?

Rasa-rasanya, 100 % tidak ada satupun orang yang menginginkan kualitas terendah jika ada peluang meraih kualitas tertinggi, begitu pula dengan surga. Mari kita raup hikmah dari hadits berikut.

::: INILAH WAKTU YANG SESUNGGUHNYA KITA PAKAI DI DUNIA :::

“Ternyata Kita Hanya Hidup 0,15 Detik Saja, atau 1,5 Jam Waktu Akhirat”

Mohon waktunya sebentar,, dan maaf, bukan bermaksud untuk menggurui.

Saling berwasiat dalam hal kebaikan adalah kwajiban sesama Muslim. Mari kita baca dengan seksama dengan tempo se-slow-slownya…

Bismillahir rahmanir rahim…

::: Renungan.. Dunia Yang Serba Tak Terasa.. :::

Mungkin kita hanya hidup 60 tahun di dunia ini, sukacitanya hanya di 60 tahun itu, pedih deritanya pun hanya di 60 tahun itu.

Setelah itu, semuanya tiada kita meninggalkan dunia untuk pindah ke fase kehidupan yang asing bernama: AKHIRAT.

Berhentilah kita sesaat waktu di gerbang akhirat bernama: Alam Kubur.

::: MATI TIDAK MENUNGGU TAUBATMU ! :::

Inna lillahi wa inna ilahi roji'un
Telah meninggal dunia: ... akan disholati di: ... akan dimakamkan di: ... setelah sholat: ...


Sebuah pengumuman dari Musholla terdengar..

*****

Pasti hari ini atau esok, namamu dan namaku akan mengisi ... di atas.

Maka perbaiki amal dan ibadah kita.

Isi sisa-sisa umur dengan sebaik-baiknya.

Kematian tidak menanti keistiqomahan dirimu. Istiqomahlah!

Dan tunggulah kematian. Pergaulilah manusia dengan lisan, sikap dan akhlak yang mulia.

::: Seberapa Cantik Bidadari Surga :::

Oleh : Syekh Tawfique Chowdury

Jika kau melihat ke langit, ada kilat dilangit. Jadi kau bertanya pada malaikat, “Cahaya apa itu di langit?” Jadi para malaikat menjawab, “Tidakkah kau tahu?” Aku tidak tahu. Memangnya apa itu?” “Itu adalah istri-istrimu di surga yang tersenyum. Dan ketika mereka tersenyum, maka ada kilat di langit."

Hadist sahih dalam Musnad Imam Ahmad, bahwa ketika wanita-wanita surga tersenyum, maka menyebabkan kilat di langit.

::: Tabungan Yang Mampu Menyelamatkan Kita Dari Siksa Api Neraka >> Sudahkah Kita Punya Tabungan Akherat ? :::

Pernahkah anda berfikir untuk menabung demi kebaikan ?

Seperti layaknya kebanyakan kita berlomba-lomba untuk menabung mengumpulkan kekayaan dengan mengikuti berbagai macam jenis investasi mulai dari tabungan tahapan berencana, ikut deposito, reksadana, jamsostek dan lain sebagainya.

Kita pasti akan mencari jenis investasi apa yang memberi keuntungan terbesar dalam rangka menambah kekayaaan kita.

Bisa saja dengan membuka Deposito di bank-bank tertentu yang menjanjikan suku bunga lebih tinggi atau bisa juga dengan mengumpulkan coin emas untuk dijadikan simpanan, bilamana suatu saat nanti harga emas naik, bisa dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More